Pengalaman Eksotis, Sehari Mengelilingi Kota Kembang Bagian Barat - Reservasi Travel Blog

Pengalaman Eksotis, Sehari Mengelilingi Kota Kembang Bagian Barat

Travel Story990
Pengalaman Eksotis, Sehari Mengelilingi Kota Kembang Bagian Barat

Travel Blog Reservasi – Pengalaman saya bersama-sama teman, kami mengunjungi Kota Bandung ketika musim hujan tiba. Kami mencari penginapan yang sesuai dengan kantong kami, yaitu asrama Daarut tauhid Aa Gym, dan kadang-kadang menginap di Hotel Pilatus Bandung untuk beberapa malam di Bandung.

Perjalanan kami dimulai dari Kota Palu, Sulawesi Tengah dengan menggunakan pesawat. Kami pernah turun di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, pernah juga turun langsung di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Kami juga sering mengecek reservasi penerbangan agar mendapat tiket pesawat PROMO dan lokasi wisata di situs Reservasi, agar semuanya lebih terencana dengan baik dan mempunyai gambaran yang jelas sebelum terjun langsung.

(LandMark Floating Market, Lembang, Bandung)
(LandMark Floating Market, Lembang, Bandung)

Berdasarkan pengalaman saya bersama teman-teman saya, berikut ini beberapa tempat wisata dan kuliner Bandung Barat yang bisa sekaligus dikunjungi dalam sehari:

1).  Beberapa penginapan mulai dari level melati hingga hotel bintang 5, berjejer di sepanjang jalan Setia Budhi, bisa kalian pilih sesuai kocek yang kalian punya.

2).  Kampung Gajah, Rumah Stroberi, Kampung Daun, dan Dusun Bambu dapat dikunjungi berturut-turut hingga siang hari di sekitar Parompong Bandung. Beberapa tempat ini bisa ditempuh dengan mobil, motor, ojeg, atau angkot. Saya menyarankan naik ojeg atau gojeck (ojek online) aja jika tidak memiliki kendaraan pribadi. Dari Setia Budhi, naik gojeck hanya merogoh kocek 20-30rb sekali berangkat, juga driver akan mengantar sampai depan lokasi. Sebab kalo angkot, kita akan dikenai macet, belum lagi kalau naik-turun 2x angkot dan tidak ditditurunkan tepat di depan lokasi.

img20151122122602 img20151122103846_1-1 img20151122105535-1

(Penampakan Gerbang Terdepan Dusun Bambu, di Dalamnya Banyak Spot yang Menarik, Tempat Makan yang Menyerupai Kapsul Sarang Burung dan Terdapat Sungai yang Cukup Menarik Perhatian)

Sebaiknya pertama-tama mengunjungi Dusun Bambu, di sini ada tempat wisata, taman-taman bunga dan pemandangan yang sangat indah, taman bermain anak, kita bisa juga menyewa tempat makan yang bentuknya menyerupai kapsul atau sarang burung raksasa. Segala transaksi finansial digunakan dengan koin-koin khusus yang disediakan di lokasi tersebut, dengan menukarkan sejumlah Rupiah yang kita inginkan.

Di tempat wisata ini juga banyak dijual jajanan oleh-oleh Bandung dan bisa memesan menu sarapan pagi. Di dalamnya terdapat sungai dengan mata air yang sangat jernih dan cukup deras. Uniknya, para tamu dijemput dengan mobil wara-wiri setelah membeli karcis. Tempat ini sangat recommended untuk lokasi foto-foto cantik kita baik selfie maupun gruvie 😀 Dengan uang Rp.15.000 kalian bisa masuk ke lokasi cantik dan seru ini.

Kampung Daun adalah tujuan berikutnya, karena tempat wisata ini lebih ramai ketika jam-jam 11 ke atas. Tempat ini cocok banget buat hang-out, makan-makan atau sekedar foto-foto bersama teman-temanmu. Di dalamnya terdapat air terjun buatan dari mata air yang cukup memukau.

Soal udara jangan di tanya, semua lokasi Bandung Barat dan Lembang, memiliki udara yang sangat sejuk. Untuk masuk ke dalamnya tidak dipungut biaya, namun  untuk memesan tempat/cottage makan, tentu hanya perlu membayar menu makanannya saja, tinggal tinggal mengantri untuk mendapatkan nomor cottage. Tempat wisata ini hanya optional, karena ini lebih cocok menjadi tempat nongkrong tapi serasa wisata di rumah sendiri.

taman-stroberi-3 taman-stroberi-5 taman-stroberi-4 rumah-stroberi-2 steak-10

(Seru Banget Bercandaria dengan Sahabat, Memetik Stroberi Langsung dari Kebunnya, dan Memesan Packaging Food untuk Santap Siap Bersama ^_^)

Rumah Stroberi, adalah tujuan selanjutnya dimana kita bisa memetik stroberi sendiri secara langsung ke kebunnya. Usahakan datang ke tempat ini di saat musim panen stroberi, agar lebih menarik tampilan kebun yang dipenuhi buah-buah merah seksi ini 😀 Sayangnya untuk masuk ke dalam kebun stroberi ini, kita wajib memesan makanan dengan total minimal Rp. 340.000. Tentu saja ini rugi, kalau kita datang sendiri atau berdua saja.

Untuk memanfaatkan kemudahan dalam patungan membayar menu makanan, maka sebaiknya kita pergi ke sini dengan membawa rombongan hihi, 1 RT kalo perlu hehehe. Namun, jika hanya ingin sekedar melihar rumah ini dari luar dan berfoto ria di taman bertuliskan “Rah Stroberi” yang cukup besar, maka kita tidak akan dipungut biaya sepeserpun.

Kita juga boleh membeli dan membawa pulang stroberinya, dengan biaya RP.20rb/bungkus/kg nya. Tempat ini bisa dikunjungi pagi-pagi atau siang hari, jika sengaja ingin makan pagi atau makan malam, dengan menu-menu khas Sundanya yang gurih-gurih enyoyy :* 😀

Kampung Gajah juga merupakan tempat optional saja. Bagi kalian yang punya kocek banyak, bisa menikmati berbagai wahana permainan di alam terbuka. Tempat ini adalah kebalikan dari Trans Studio Bandung (TSB) yang semua wahananya ada di bawah atap atau gedung raksasa. Jika kalian suka mengasah adrenalin di alam terbuka, inilah tempat wajib yang harus dikunjungi. Setiap wahananya memiliki tarif sendiri/berbeda. Sedangkan untuk tiket masuk, kita hanya dipungut biaya sebesar RP.15.000 saja.

Tempat andalan para wisatawan adalah mengunjungi Floating Market dan Tangkuban Perahu, sedangkan optionalnya adalah ke Pabrik Tahu Susu Lembang dan Gedung Boscha.

img20150405113327

(Simbolik atau Icon Floating Market, Perahu Mengapung Berisikan Buah-Buahan “Bukan Sungguhan”)

Untuk menuju 2 lokasi ini, ke arah Lembang, Bandung, bisa dilakukan searah. Untuk menuju Floating Market kita bisa naik angkutan umum, mobil pribadi atau mobil angkot yang dicarter. Sedangkan ke Tangkuban Perahu, mesti naik ojeg, mobil pribadi atau mobil angkot yang dicarter. Saya pernah mencarter angkot menuju Tangkuban Perahu, dan sopir sering meminta ongkos Rp. 250.000 sekali pergi dan pulang, mereka siap menunggu kita sampai pulang. Tentu saja kita rugi besar kalo hanya pergi 1-3 orang, sebab jika kita bawa rombongan memenuhi seluruh isi angkot pun, sopir tetap meminta ongkos sekitar itu juga.

img20150405125652

(Penampakan Spot Penjualan Makanan Tradisional hingga Modern di Atas Perahu yang Mengapung di Danau Floating Market)

Untuk memasuki Floating Market, kita dipungut biaya Rp.15.000 saja, namun jika parkir motor atau mobil tentu saja dikenai harga yang sedikit lebih mahal. Kita akan disuguhi dengan welcome drink yang dapat diambil dengan menukarkan tiket masuk kita. Ini adalah tempat wisata yang cukup lengkap dan luas. Karena selain ada pemandangan, ada taman kelinci dan wahana permainan kereta untuk anak, setiap transaksinya menggunakan koin khusus yang dibeli dengan sejumlah Rupiah tentunya, sama seperti di lokasi Dusun Bambu.

Begitu banyak pula jajanan khas Bandung yang dijajakan di atas perahu-perahu atau sungai, sehingga dinamakan Floating Market. Setiap sungainya, dihidupi oleh ikan-ikan mas yang menjadi penyegar mata kita sambil memberikan makanan kepada ikan-ikan yang lapar tersebut. Untuk pecinta fotografi, tempat ini juga sangat recommend banget untuk foto-foto cantik jugga foto prewed 😀

p1450243

(Foto Saya Bersama Rombongan Teman-Teman yang Memilih Mencarter Angkot)

   p1450449 p1450365 p1450282

(Keceriaan Kami Menikmati Atmosfer Tangkuban Perahu yang Eksotis)

Sedangkan lokasi Tangkuban Perahu, butuh waktu 1,5 jam untuk kendaraan kita mendaki gunung menuju lokasi terjal ini. Namun, jalannya sangat bagus, jadi tidak akan ada kendala apapun ketika kendaraan melaju ke tempat ini. Tiket masuk ke lokasi ini yaitu Rp.15.000 saja, dan bisa berjam-jam di dalamnya.

Suhu yang sangat dingin dengan angin yang begitu kencang, wajib bagi pengunjung menggunakan jaket/sweater tebal, agar tidak masuk angin. Banyak pula penjaja makanan dan oleh-oleh khas Bandung yang ada di sekitar kawah gunung ini. Lokasi foto-foto di sekitar pagar luar kawah, dibentuk seperti tangga-tangga berundak menyerupai tangga yang ada di Tembok Besar Cina, sehingga kita tidak kesulitan mendakinya, hanya saja perlu mengatur napas dan perlahan-lahan, jika capek sebaiknya berhenti, dan jika mampu silahkan lanjut ke bagian atas tangga berundak, karena akan sangat seru melihat kawah dari tempat tertinggi. Saya sempat merasakan keliling kawah dengan menaiki kuda dibantu dengan pemandu/pemilik kuda 😀 , seruuu cuyy.. :* (y)

Sebelum ke kedua tempat ini, kendaraan atau angkot umum bisa mengantarkan kita ke Pabrik Tahu Susu lembang yang berhadapan dengan Floating Market, dan sebelumnya bisa juga sedikit foto-foto di pekarangan Gedung Boscha yang terkenal sejak dahulu sebagai tempat meneropong bintang-bintang di angkasa.

 p1450644

(Foto Saya Bersama Teman-Teman di Pekarangan Gedung Boscha)

3). Waroeng Steak (WS) yang ada di Karang Setra dekat jalan Geger Kalong Girang dan Geger Kalong Hilir atau Jalan Setia Budhi, menu-menu steak-nya yang terkenal lezat bisa dijadikan alternatif menu makan malam anda setelah letih seharian berjalan-jalan.

   steak-4

(Makan Tenderlion Steak Bersama Teman-Teman, @WaroengSteak, dulu masih di Setia Budhi, sekarang di Karang Setra Bandung)

Atau bisa juga mencicipi Surabi khas Sunda yang berserakan di sekitar jalan Setia Budhi, tinggal pilih mana lokasi warung yang tepat, cukup, dan sesuai banyaknya rombongan anda. Menu surabi yang paling murah hanya cukup dibayar dengan Rp.7.000 perak saja, dengan pajak 10%, semakin banyak topping atau campurannya, maka semakin mahal harganya. 😀

sukasari-20160416-00878

Saya merekomendasikan surabi asin/pedas dengan topping oncom, cincangan ayam, potongan sosis, dan telur, yang dimix dengan saos sachet sebagai pemeriah saat makan 😀 , bagi anda yang bosan merasakan surabi manis seperti coklat/susu/keju/buah-buahan seperti nangka.

-“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“-“–“

Itu aja deh beberapa lokasi eksotis dan cukup terjangkau yang bisa saya review, lokasi yang bisa sekaligus kita kunjungi dalam sehari, dengan managemen waktu yang tepat tentunya!

Esoknya, kita bia melanjutkan itinerary kita di bagian Bandung lainnya yang lebih eksotis dan menarik seperti ke Kawah Putih dan Kebun teh yang ada di Situpatenggang Bandung, dengan budget yang tidak sedikit dan dalam keadaan tubuh yang sangat fit!

Jangan sampe nggak pernah ke bandung ya sabahat!

Jangan ngaku orang Indonesia kalau belum ke bandung, jangan mau kalah dengan para wisatawan mancanegara yang berbondong-bondong mengunjungi Lembang Bandung hehehe 😀 .

Sekian dari saya, wassalam.. ^_^

*Disclaimer, semua konten merupakan tanggung jawab kontributor.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Reservasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *