Festival Lembah Baliem 2017 Jadi Event Budaya Nusantara yang Mendunia

Festival Lembah Baliem 2017 Jadi Event Budaya Nusantara yang Mendunia

Travel Destinations406
Festival Lembah Baliem 2017 Jadi Event Budaya Nusantara yang Mendunia http://www.festivalbudayabaliem.com

Travel Blog Reservasi – Popularitas event budaya Nusantara memang sudah tak diragukan lagi. Beberapa di antaranya bahkan sudah dikenal di kancah Internsional.

Seperti yang dihimpun dari berbagai sumber oleh Reservasi.com (08/03/2017) salah satu acara tradisional tahunan di Indonesia yang namanya sudah mendunia adalah Festival Lembah Baliem 2017.

Baca Juga

Festival Lembah Baliem 2017 ini pas banget didatangi oleh kamu yang ingin dapatkan pengalaman liburan berbeda dengan melihat betapa kayanya budaya Indonesia.

Festival Lembah Baliem 2017

Festival Lembah Baliem adalah acara tahunan yang diselenggarakan di Lembah Pegunungan Jayawijaya, Papua. Acara tradisi adat ini telah berlangsung sejak 1989, lho.

Suku-suku asli Papua yang tersebar di beberapa lokasi akan berkumpul di lembah ini saat festival berlangsung. Mulai dari Suku Dani, Suku Yali, hingga Suku Lani hadir di sana untuk memeriahkan acara tersebut.

A post shared by AnomaliTour (@anomalitour) on

Festival Lembah Baliem merupakan acara perang antarsuku Papua yang dilakukan sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan. Para prajurit kebanggaan suku-suku tersebut akan adu kekuatan mereka. Tenang, walau disebut perang, acara ini aman kok disaksikan oleh wisatawan.

Selain menyaksikan momen adu kekuatan antarsuku ini, kamu juga akan disuguhi pertunjukan tradisional lainnya lho. Berikut ini rangkaian acara Festival Lembah Baliem 2017 yang bisa kamu nikmati selama berada di sana.

  • Tarian tradisional
  • Pertunjukan musik tradisional menggunakan Pikon
  • Karapan babi
  • Aksi teatrikal
  • Lomba panahan dam lempar tombak
  • Permainan Sikoko dan Puradaan
  • Peragaan memasak dengan cara tradisional
  • Pameran kerajinan tangan masyarakat suku adat.

A post shared by Maleo (@maleoindonesia) on


Pada tahun ini, tema yang diusung dari festival tersebut adalah “Art of Dance & War”. Sudah pasti atraksi peperangan dan tari-tariannya akan dibuat lebih megah dan meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Acara Festival Lembah Baliem ini akan diisi oleh 1000 orang prajurit dan penari dari Suku Dani, Lani, dan Yali.

Untuk aksi teatrikal, nantinya akan diselenggarakan selama dua hari. Suara Pikon pun akan selalu terdengar saat acara berlangsung. Pikon adalah adalah alat musik tiup yang terbuat dari kulit kayu.

Terkenal Hingga Kancah Internasional


Festival Lembah Baliem ini kepopulerannya sudah sampai kancah Internasional, lho. Acara ini biasanya diincar oleh para travel fotografer.

Indahnya pemandangan Lembah Baliem serta atraksi peperangan yang dilakukan oleh suku-suku asli Papua tersebut jadi daya tarik yang membuat mereka selalu menantikan acara ini setiap tahunnya. Selain aksi peperangan, wisatawan pun bisa berinteraksi langsung dengan para penduduk asli Papua tersebut.

Pelaksanaan Festival Lembah Baliem 2017


Untuk kamu yang memang ingin datang ke Festival Lembah Baliem ini sebaiknya mulai menabung dari jauh-jauh hari. Karena akses yang sulit, jadi dibutuhkan biaya transportasi yang mahal. Maklum, lokasi Lembah Baliem ini memang ada di pedalaman.

Masih ada waktu untuk kamu menabung, sebab acara ini biasanya diadakan pada bulan Agustus dan mendekati Hari Kemerdekaan Indonesia. Untuk tahun ini, festival tersebut akan dilaksanakan pada

  • Tanggal : 8 s.d. 11 Agustus 2017
  • Lokasi : Lembah Baliem, Pegunungan Jayawijaya, Papua

Agar biaya transportasi menuju Festival Lembah Baliem lebih terjangkau, jangan lupa cek www.reservasi.com untuk dapatkan promo tiket pesawat murah setiap hari. Pesan sekarang lewat aplikasi Reservasi agar bisa mendapatkan diskon tiket lebih besar. Caranya bisa lihat vidio di bawah ini ya.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Firstrianisa Gustiawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *