I Fall In Love With Bali - Reservasi Travel Blog

I Fall In Love With Bali

Travel Story179
I Fall In Love With Bali Monumen Bajra Sandhi

Travel Blog Reservasi – Bali merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia sejak jaman dahulu hingga sekarang. Tapi saya pribadi tidak tertarik untuk mengunjungi Bali. Tidak ada agenda traveling mengunjungi Bali di bucket list saya.

Bali bagi saya tidak lebih dari sebuah daerah wisata yang penuh dengan hingar bingar dunia malam dan kehidupan hedonismenya, juga pantai yang penuh sesak dengan pengunjung. Tapi, itu pendapat saya DULU, sebelum saya jatuh cinta sangat dalam pada Pulau Dewata seribu pura ini. Ya, I fall in love with Bali. Dan saking jatuh cintanya, saya ingin sekali bisa menjelajah setiap sudut Bali tanpa terlewatkan sejengkalpun.

Rasa cinta pada Bali ini muncul ketika awal bulan April 2016 saya akhirnya pergi ke Bali atas paksaan teman saya. Sebenarnya saya ingin pergi ke Lombok, tapi teman bersikeras ingin ke Bali. Alhasil tiket pesawat ke Bali pun di pesan secara mendadak. Reservasi hotel juga saya lakukan satu hari sebelum keberangkatan.

Awalnya saya ingin mencari penginapan sesampainya di Bali saja, karena menurut informasi yang saya baca banyak penginapan di sekitar bandara dengan harga terjangkau. Tapi karena jadwal pesawat Citilink dari Bandung menuju Denpasar hanya ada satu kali yaitu pada sore hari dan tiba di Bali malam hari. Akhirnya saya putuskan untuk reservasi hotel secara online sebelum keberangkatan.

a20160407_102546

Saya dan teman saya tiba di Bali tanggal 5 April dan kembali tanggal 9 April. Lima hari di Bali tanpa perencanaan yang jelas. Niat awal hanya lah ingin tau seperti apa Bali yang sebenarnya. Saya hanya mengikuti kemana saja kaki melangkah, dan menerima setiap kejutan yang akan saya temui dalam traveling kali ini.

Saat berangkat dari bandara Husein Sastranegara Bandung pesawat delay hampir 3 jam karena faktor cuaca. Akhirnya kami sampai di Bali pukul 8 malam, dan kami putuskan untuk istirahat saja di penginapan sambil merencanakan jadwal esok hari.

Keesokan harinya kami putuskan untuk keliling Denpasar dengan menggunakan sepeda motor sewaan. Berbekal google map kami pun langsung meluncur menuju Denpasar meskipun masih tanpa perencanaan yang jelas. Hari itu niat awal saya hanya ingin berkeliling Denpasar dan mengenal kehidupan masyarakat Bali secara lebih dekat.

Mengapa saya memilih Denpasara? Alasannya sederhana saja, karena Denpasara merupaka ibu kota Bali tapi merupakan wilayah yang jarang di kunjungi wisatawan. Padahal ibu kota adalah jatung dari sebuah provinsi dan merupakan pusat pembangunan juga perekonomian dari sebuah daerah. Hanya itu saja alasannya.

Dalam perjalanan menuju Denpasar kami sempat beberapa kali berhenti dan menanyakan rute jalan karena kita sempat berputar-putar di jalan yang sama. Ada yang menyarankan kami untuk mengunjungi Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi). Monumen kebanggaan masyarakat Bali ini terletak di Jalan Raya Puputan No. 142, Denpasar Timur. Tiket masuk untuk WNI adala 10.000 rupiah saja.

Seperti halnya Monas di Jakarta, monumen ini juga berfungsi sebagai tugu peringatan perjuangan rakyat Bali. Monumen ini sudah lama di bangun yaitu sejak tahun 1987 namun baru diresmikan tahun 2003 oleh Presiden Megawati Soekarno Putri. Pembangunan monumen yang memiliki luas bangunan 4.900 m2 dan menjulang setinggin 45 meter ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama.

Monumen ini berdiri di lahan seluas 13.8 hektar dengan taman yang bersih yang sejuk. Sehingga banyak masyarakat Bali yang memanfaatkannya untuk bermain maupun olahraga lari dan yang lainnya.

Monumen Bajra Sandhi Denpasar
Monumen Bajra Sandhi Denpasar

Selain Monumen Bajra Sandhi, tempat wisata lain di Denpasar  yang dapat dikunjungi adalah Monumen Lukisan Sidik jari, Museum Bali Denpasar, Art Central Bali, Bali Shell Museum, Pasar Kumbasari, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Setelah puas berkeliling Denpasar, menjelang sore saya lajutkan perjalanan menuju Pura Tanah Lot dan itu pun tanpa direncanakan sebelumnya. Jarak Kota Denpasar ke Tanah Lot cukup jauh yaitu sekitar 25 KM, membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang jauh ini tidak akan membosankan, karena kita akan disuguhi pemandangan alam persawahan yang indah.

Selain itu pada sore kita juga bisa melihat pemandangan masyarakat Bali yang melakukan ritual keagamaan dengan pakain adat berlalu lalang sepanjang jalan. Wangi dupa juga memberikan kesan yang tersendiri. Ini sungguh luar biasa, di tengah kemajuan jaman yang tak terbendung, masyarakat Bali masih teguh memegang adat istiadat yang mulai jarang ditemui di beberapa daerah lain.

Sore hari yang cerah antara pukul 16.00 – 19.00 adalah waktu yang tepat untuk menikmati keindahan sunset di Tanah Lot. Pura Tanah Lot tepatnya berada di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Pura Luhur Tanah Lot merupakan tempat suci agama Hindu yang memilki keindahan alam yang naturan dan sunset yang memukau. Pura yang terletak di atas bongkahan karang di pinggir laut ini merupakan salah satu destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan. Sehingga area ini banyak dipenuhi oleh pedagang souvenir dan makanan. Namun semua itu tertata indah, sehingga tidak mengurangi keindahan tempat wisata ini.

Pura Luhur Tanah Lot
Pura Luhur Tanah Lot

Ada banyak hal yang saya dapatkan pada perjalanan hari pertama di Bali, sekaligus membuat saya jatuh hati pada Bali yang selama ini tidak begitu saya perhitungkan. Dan perjalanan tanpa rencana terkadang justru lebih penuh makna dan berkesan jika kita bisa menikmatinya. Karena idealnya traveling itu menikmati proses, sedangkan hasil atau tempat tujuan adalah bonus. Dan pada perjalanan kali ini saya menikmati interaksi dengan masyarakat yang ramah, menyaksikan gerak nadi kehidupan masyarakat Bali secara langsung, dan menikmati keindahan alam Bali secara lebih intim. Saya menikmati berbagi cerita dengan mereka. Dan mereka pun antusias bertanya soal Bandung kota tempat tinggal saya. Berinteraksi dengan masyarakat dan alam secara langsung itulah inti dari traveling.

Jadi, saya takluk dan mengakui I fall in Love with Bali. Bali itu menyenangkan, berkunjunglah ke Bali selagi masih muda!  

*Disclaimer, semua konten merupakan tanggung jawab kontributor.

 

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Reservasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *