Tak Hanya untuk Traveling, tapi Drone Juga Bisa untuk Kemanusiaan - Reservasi Travel Blog

Tak Hanya untuk Traveling, tapi Drone Juga Bisa untuk Kemanusiaan

Travel News76
Tak Hanya untuk Traveling, tapi Drone Juga Bisa untuk Kemanusiaan

Travel Blog Reservasi – Drone tak hanya berguna untuk mengabadikan keindahan alam saat kamu traveling, tapi juga bisa untuk berbuat kebaikan.

Baru-baru ini layanan drone kemanusiaan pertama di dunia resmi terbang di langit Rwanda atau biasa disebut dengan tanah dengan seribu bukit. Drone kemanusiaan ini membantu pengiriman persediaan darah dan vaksin ke Rwanda.

Proyek kemanusiaan ini adalah kolaborasi antara startup robotika Silicon Valley, Zipline dan pemerintah Rwanda. Layanan ini memiliki armada sejumlah 15 drone, yang disebut “Zips”. Zips akan menyelamatkan banyak nyawa, dengan mengantarkan berbagai produk medis, seperti vaksin, persediaan darah darurat.

(Baca juga:Foto-Foto Drone Terbaik Sepanjang 2015 Dari Seluruh Dunia)

Drone kemanusiaan
Drone kemanusiaan, sumber gambar: bbc.com

Presiden Rwanda, Paul Kagame meluncurkan layanan pesawat tanpa awak ini pada upacara peresmian 14 Oktober 2016. Pesawat tersebut diluncurkan dengan katapel, dan pesawat tanpa awak ini atau drone akan naik ke ketinggian sekitar 150 meter.

Operator menggunakan data lokasi GPS, sehingga drone bisa sampai ke lokasi tujuan setidaknya dengan jarak 150 kilometer (93 mil), lalu kemudian kembali ke markas pusat.

Klinik atau dokter dapat menggunakan layanan ini hanya dengan mengirim pesan teks ke pusat Zipline. Laporan akan ditindak lanjuti segera, drone kemanusiaan ini akan mengirimkan persediaan yang dibutuhkan secepatnya.

(Baca juga:5 Video Drone Ini, “Meracuni” Kamu Untuk Segera Piknik)

drone kemanusiaan
Drone kemanusiaan yang siap diluncurkan, sumber gambar: bbc.com

Ketika drone telah mencapai tujuan, drone hanya akan membuka tempat muatan,  dan menjatuhkan paket dengan parasut yang telah terpasang. Setelah proyek ini berjalan, maka proyek kemanusiaan ini dapat melayani 7 juta orang dengan jangkauan wilayah sekitar 18.000 km2 (7.000 mil persegi). Wah, luar biasa bukan?

Drone kemanusiaan ini diklaim mampu memberikan bantuan darurat secara signifikan lebih cepat daripada melalui jalan darat, khususnya di daerah perbukitan Afrika tengah. Jalur darat daerah ini memang cukup berbahaya, belum lagi cuaca ekstrem yang sering melanda, jelas akan menghambat perjalanan.

Konsep drone kemanusiaan sebelumnya pernah ada pada tahun 2015. Pada saat itu drone telah dipakai untuk memberikan pasokan bantuan setelah terjadi gempa bumi di Nepal, tak hanya itu drone juga pernah digunakan untuk menemukan  pengungsi topan di Filipina pada 2014.

(Baca juga: Selfie dan Drone sama dengan Dronie, Travel Video By Alex Chacón)

Menurut Keller Rinaudo yang dilansir dari bbc.com, mungkin banyak orang yang berpikir jika AS adalah negara yang memimpin dalam hal teknologi, sedangkan Afrika sangat lambat jauh di belakang AS,  tapi dengan adanya teknologi ini menurut Keller anggapan tersebut bisa berubah, karena negara kecil seperti Rwanda bersedia mengambil risiko dan benar-benar berinvestasi dalam sesuatu yang baru dan progresif.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Gardena Puteri Ayudila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *