Video Beruang Madu Mengemis Makanan Jadi Viral, Ridwan Kamil Berikan Klarifikasi - Reservasi Travel Blog

Video Beruang Madu Mengemis Makanan Jadi Viral, Ridwan Kamil Berikan Klarifikasi

Travel News198
Video Beruang Madu Mengemis Makanan Jadi Viral, Ridwan Kamil Berikan Klarifikasi

Travel Blog Reservasi – Video beruang madu Kebun Binatang Bandung yang terlihat sedang mengemis makanan pada pengunjung akhirnya menjadi viral di sosial media Youtube. Video tersebut pertama kali diunggah oleh LSM Scorpio. LSM ini merupakan LSM yang melakukan pemantaun terhadap hewan.

Dalam video yang juga menjadi perhatian netizen dari luar negeri itu terlihat beberapa ekor beruang madu di kandang Kebun Binatang Bandung tengah menengadahkan tangan bak seorang pengemis. Diduga hewan tersebut kelaparan.

Baca juga

Dari bentuk tubuhnya secara kasat mata, beruang-beruang tersebut terlihat kurus kering. Tulang tubuhnya terlihat saat beruang-beruang ini berdiri sambil meminta-minta makanan pada pengunjung. Beberapa pengunjung terlihat melemparkan makanan ke arah kandang Beruang karena merasa kasihan.

Meskipun begitu, upaya untuk memberikan makanan pada beruang oleh pengunjung tidak dibenarkan karena dikhawatirkan makanan yang diberikan malah justru membahayakan hewan-hewan tersebut. Video yang juga diberitakan beberapa media luar negeri langsung viral dan menjadi perhatian serius walikota Bandung Ridwan Kamil.

Buat kamu-kamu yang gampang emosian komen menghujat Pemkot Bandung tanpa meriset berita, Gini ya: Kebun Binatang Bandung itu milik pribadi/yayasan bukan milik Pemkot. Pemberian Izin, teguran hukum atau pencabutan izin semua kebun binatang se-Indonesia itu secara hukum itu adalah kewenangan Kementrian Lingkungan Hidup, bukan Pemkot . Pemkot Bandung sudah berkirim surat komplain sejak tahun lalu ke kementrian lingkungan hidup @kementerianlhk untuk bertindak terhadap isu ini dan sdh mengirim surat teguran ke yayasan kebun binatang untuk memperbaiki situasi yg mempermalukan nama baik kota Bandung. Namun secara hukum upaya kami tidak bisa lebih dari itu. Andai secara hukum milik pemkot mah, udah dari kapan2 saya beresin masalahnya. //////// For those of you who are concerned about Bandung Zoo, this is the situation: 1. Bandung Zoo is privately managed Zoo not owned or managed by Bandung Gov. –2. All Zoos in Indonesia is by regulation administered by Ministry of Environment not City Gov. —3. Bandung Gov within limited legal capacity has sent letter of complaint to Ministry of Environment to take action about this issue since last year, including recommendation to shutdown the zoo. —4. Bandung Gov sent letter of dissapointment to Bandung zoo management since last year and ask them to fix this problem. To be fair, revise your petition and send your concern to the right institution which is @kementerianlhk . Thank you. Nuhun.

A photo posted by Ridwan Kamil (@ridwankamil) on

Ridwan Kamil yang baru pulih dari sakit ini langsung memberikan klarifikasi sesaat setelah video beruang madu yang mengemis makanan itu viral di sosial media.

Petisi yang yang dialamatkan padanya dianggap salah alamat. Ridwan Kamil menjelaskan bahwa Kebun Binatang Bandung bukan merupakan kewenagan Pemerintah Kota Bandung karena kepemilikan kebun binatang tersebut dibawah naungan yayasan yang dimiliki perseorangan.

Ridwan menanggapi bahwa justru Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan lah yang memiliki wewenang menutup Kebun Binatang Bandung jika terbukti menelantarkan satwa-satwanya.

Sejauh ini Pemerintah Kota Bandung sudah melakukan langkah-langkah upaya penyelamatan satwa yang ada dengan mengirimkan surat resmi pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Surat tersebut bahkan sudah dikirimkan sejak tahun lalu pasca kematian seekor Gajah pada bulan Juni 2016.

Gajah Yani mati diduga karena kekurangan nutrisi. Ridwan Kamil pun bahkan sempat melakukan upaya penyelamatan terhadap Gajah Yani dengan mengunjunginya. Namun sayang upaya penyelamatan itu tidak berhasil.

Humas Yayasan Margasatwa Taman Sari Bandung, Sudaryo, membantah jika 11 beruang madu tersebut kelaparan seperti dilansir dari kumparan.com (19/1). Sudaryo menganggap LSM Scorpio tidak kredibel dalam mengunggah video tersebut ke sosial media.

Sudaryo menganggap bahwa LSM Scorpio tidak ada niat baik karena tidak ada komunikasi sama sekali dengan Humas Kebun Binatang Taman Sari Bandung. Sudaryo mengungkapkan bahwa ada 80 ekor hewan yang berasal dari 123 spesies yang diawasi oleh dua dokter hewan.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Reservasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *