Yuk, Eksplorasi Ho Chi Minh City - Reservasi Travel Blog

Yuk, Eksplorasi Ho Chi Minh City

Travel Destinations139
Yuk, Eksplorasi Ho Chi Minh City Pemandangan dari Roof Top

Travel Blog Reservasi – Ho Chi Minh City (HCMC) atau yang lebih dikenal dengan nama Saigon, dulu adalah ibukota Vietnam Selatan di kala berlangsung perang Vietnam beberapa tahun silam. Setelah Amerika Serikat kalah perang, Vietnam Selatan kembali bergabung dengan Vietnam, dan menjadi kota ke dua terbesar di Vietnam. Ada beberapa hal menarik, untuk mengunjungi kota HCMC ini seperti kuliner, sejarah dan budaya.

Kami berangkat dari bandara Soekarno-Hatta Rabu malam 4 Mei 2016, karena telah mengantongi tiket pesawat  JetStar menuju Singapore. Menginap semalam di hotel transit yang masih berada di kawasan bandara  Changi, karena harus terbang  HCMC jam 07.00. Agar mendapatkan kamar hotel, sebaiknya melakukan reservasi hotel terlebih dulu, mengingat keterbatasan jumlah kamar di hotel transit ini. Tiba dengan selamat di bandara Tan Son Nhut HCMC dan langsung menuju hotel untuk menyimpan tas dan koper, agar dapat bergerak lebih leluasa.

Bersampan di Mekong
Bersampan di Mekong

Setelah menitipkan koper, kami  menyusuri  kawasan Ben Thanh market dan menemukan kuliner pertama yakni Banh Cuon Nong dan Bun Rieu / bihun asam, dua jenis street food. Banh Cuon Nong serupa lumpia dengan kulit tipis yang membungkus taoge rebus disantap dengan bumbu cairan dengan rasa asam pedas, sedangkan Bun Rieu adalah bihun dengan kuah asam dengan topping tahu, kepiting dan kerang. Untuk mengurangi rasa haus karena panas, kami minum es air tebu yang diberi kucuran jeruk nipis, segaarrr …, sambil melanjutkan cuci mata (window shopping) di Ben Thanh market.

Bun Rieu
Bun Rieu

Istirahat sejenak di kamar hotel, mandi lalu jalan lagi. Untuk makan malam kami memilih  warung tenda ala Vietnam di kawasan Ben Thanh Market, dan menikmati : tom hap dua / udang bakar kelapa, ikan bakar, kerang, pancake tauge dan cumi. Meski di kawasan street food, namun pelayannya berbusana rapi, yang pria mengenakan dasi dan yang wanita mengenakan busana tradisional Vietnam.

Setelah makan malam, kami melanjutkan jalan-jalan malam ke Dong Khoi Square dimana terdapat patung Ho Chi Minh dan  tempat anak muda Vietnam berkumpul hingga ke lokasi Saigon Cruise, sambil icip-icip ketan warna warni yang dijajakan di jalan.
Hari Ke Dua: Dari Pho Bo hingga Puppet Show

Pagi sarapan ringan di hotel, lalu kami dengan  mobil sewaan  menuju rumah makan Pho Quynh untuk sarapan Pho Bo dan Bo Kho. Pho Bo adalah santapan khas Vietnam, berupa soup dengan mie halus yang disantap dengan aneka sayuran dan daging sapi. Lalu kami melanjutkan perjalanan menuju Cu Chi Tunnel.

Cu Chi Tunnel menunjukkan persembunyian Vietcong di era perang Vietnam, lubang masuk, persembunyian bawah tanah, melihat aneka jebakan (trap),  tempat memasak, tempat menjahit pakaian, sepatu dan menjinakkan bom.

Ada lokasi mencoba beberapa senjata, dengan membeli satu peluru 35.000-40.000 Vietnam Dong dan menembak harus dengan pengawasan petugas. Kami juga semat bersantap ubi kayu khas Vietnam sebelum pulang sebagai makanan khas gerilyawan.

Meninggalkan Cu Chi Tunnel, kamikembali ke HCMC dan makan siang di Muoi Xiem dengan menikmati banh xeo alias pancake khas Vietnam dengan isi udang dan kerang, nasi goreng dan escargot. Lalu city tour mengunjungi Museum Perang, Istana Reunifikasi / Istana Presiden, Katedral Notre Dame Saigon dan Kantor Pos Saigon.

Museum Perang dibangun dengan tujuan untuk memperingatkan kepada setiap manusia akan kekejaman perang. Disitu diperagakan foto-foto korban perang, dan yang paling menyedihkan adalah korban cacat akibat perang khususnya akibat bom kimia.

Yang menarik Kantor Pos Saigon masih sangat ramai, meski sudah berada di era internet dimana banyak orang yang sudah meninggalkan surat menyurat dan menggantinya dengan e-mail.

Sore harinya, kami sempat nonton Water Puppet Show, sebuah pertunjukan budaya permainan boneka yang dimainkan di dalam air. Lalu santai sejenak minum kopi kekinian di Trung Nguyen Coffee, The No.1 Coffee, sambil belanja kopi Vietnam yang terkenal enak rasanya.

Kopi Vietnam
Kopi Vietnam

Hari ke dua di HCMC kami akhiri dengan bersantap malam dengan menu Nasi goreng kepiting / com chien cua, bihun soun kepiting / mien xao cua, deep fried soft dhell with flour / cua lot bot chien /  kepiting soka, spring roll / cha gio di 94 Resto Sea Crab Specialities.

Hari ke Tiga : Dari Banh Mi hingga  Saigon Night

Setelah sarapan pagi di hotel, kami melanjutkan perjalanan menuju  Mekong. Diperjalanan sempat icip banh mi, sandwich ala Vietnam, ada dua pilihan isi daging bebek atau babi.

Naik perahu motor dari dermaga My Tho ke dusun Thoi Son, minum teh madu dan makan buah. Sebelumnya menyaksikan demo pembuatan coconut candy, dan cara membungkusnya. Pembuatan masih semi manual, meski pengadukan sudah dengan mesin, pemotongan, pembungkusan dan pengepakan masih manual. Ada tiga varian: polos, pandan dan kacang. Dijual VD 150.000 per 5 pak dengan bonus 1 pak.

Banyak pedagang souvenir di kiri-kanan jalan. Teh madu dibuat dari campuran teh, madu bee pollen dan irisan jeruk. Sebelumnya ada pertunjukan merasakan madu langsung dari sarang lebah.

Tersedia buah rambutan, nenas, semangka, nangka dan buah naga, sambil diiringi lagu-lagu Vietnam yang didendangkan beberapa penyanyi dengan iringan alat musik tradisional.

Dilanjutkan dengan naik sampan pada sungai kecil dengan mengenakan caping tradisional Vietnam, guna menuju ke dermaga perahu motor ditambatkan.

Buddha Memberkati
Buddha Memberkati

Sempat mampir ke vihara dengan patung-patung raksasa, Budha Memberkati, Budha Semadi, Sleeping Budha dan Bodisatwa.

Makan siang di Tram Dung Mekong dengan menu Goi ngo sen tom / lotus roots salad with shrimp, ca tai tuong chien xu / crispy fried “elephant ear” fish, xoi chien phong / fried ball sticky rice, ca kho to / stewed fish in claypot, rau muong xao toi / sauteed morning glory with garlic, canh laghim ga / chicken with vegetable broth, com trang / rice dan buah.

Yang menarik adalah fried ball sticky rice yang disajikan berupa bola, lalu digunting dan disantap bersama stewed fish in claypot. Chicken with vegetable broth berupa sup ayam dengan wortel dan brocolli. Sedangkan sauteed morning glory with garlic adalah ca kangkung dengan bawang putih. Bentuk ikan “kuping gajah” menyerupai ikan gurameh yang habitatnya di sungai Mekong. Ikan ini disantap dengan digulung seperti lunpia, yang pada awalnya diperagakan oleh pelayan restoran.

Disambung dengan dessert di Fanny Natural Ice Cream, dengan nama-namanya yang menawan, seperti cycloo, wonder nest, maricoco dan lain-lain.

Kembali ke hotel untuk beristirahat atau belanja di Ben Thanh market, sambil menunggu waktu makan malam.

Makan malam di Nha Ha, sebuah resto pinggir jalan yang sangat ramai di waktu malam, sambil menikmati suasana kehidupan malam di HCMC. Menu yang dinikmati sauteed morning glory with garlic / rau muong xao toi / tumis batang kangkung, tumis pare ca telur / kho qua xao trung, sate udang,  cumi bakar / Muc 1 nang nuong moi / grilled dry squid primitive dan beef bakar / bo nuong with cheese roll. Untuk minuman, beberapa memilih Da Chanh / ice lemon.

Semula ingin mencari rau ma (jus daun pegagan), namun ternyata sulit ditemukan pada malam hari. Kami mengakhir hari ke tiga dengan menikmati Saigon di malam hari, sambil minum teh dan kopi.

Kembali ke hotel dan melakukan packing untuk meninggalkan HCMC  esok malam, dan paginya koper dititipkan di Concierge hotel agar masih dapat berpetualang, karena jadwal pesawat pulang malam hari

Hari ke Empat : Nonton dan Pijat

Hari terakhir di HCMC kami habiskan dengan menonton di GalaxyTheatre yang saat itu sedang memutar film “Civil War” (Captain America). Gedung bioskop di HCMC tidak kalah bagusnya dengan gedung bioskop di Jakarta, juga sudah menggunakan tata suara surround system. Makan siang Pho Bo lagi, lalu mampir ke spa hotel untuk pijat guna memulihkan kelelahan badan. Dengan badan segar, kami santai sejenak di Roof Top Terrace hotel, lalu memilih makan malam di resto cepat saji terdekat dengan hotel, lalu menuju bandara untuk kembali ke Jakarta dengan pesawat Tiger.

Pemandangan dari Roof Top
Pemandangan dari Roof Top

Note : Semua foto adalah dokumen pribadi

*Disclaimer, semu konten merupakan tanggung jawab kontributor.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Narisha Zulkarnain

Jangan lupa piknik!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *