Upacara Kasada Bromo 2017 Jadi Acara Adat Tahunan yang Ditunggu Wisatawan

Yadnya Kasada Bromo, Upacara Adat Tahunan yang Selalu Dinanti Wisatawan

Travel Destinations732
Yadnya Kasada Bromo, Upacara Adat Tahunan yang Selalu Dinanti Wisatawan Upacara Kasada Bromo 2017 (shutterstock)

Travel Blog Reservasi –  Banyak hal yang jadi alasan mengapa para wisatawan mau kembali lagi datang ke Taman Nasional Bromo, Jawa Timur.

Selain ingin memburu lukisan sunrise yang indah, tradisi Yadnya Kasada pun jadi peringatan yang selalu dinanti oleh warga setempat setiap tahunnya.

Ya, upacara adat satu ini memang jadi salah satu cara untuk mempromosikan sektor pariwisata di daerah Bromo. Dari sana, kamu akan tahu banyak hal yang berhubungan dengan tradisi dan kebiasaan masyarakat setempat.

Baca Juga

Yadnya Kasada Bromo atau Upacara Kasada Bromo merupakan acara adat masyarakat Suku Tengger yang tinggal di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Upacara adat Suku Tengger ini bertujuan untuk mengangkat dukun atau tabib yang ada di setiap desa di sekitar Gunung Bromo.

Tak hanya itu, acara adat ini pun dilangsungkan untuk mengungkapkan rasa syukur atas karunia yang diberikan, menolak bala, dan memohon rezeki pada Sang Hyang Widhi.

Asal Mula Upacara Kasada Bromo

Upacara Kasada hadir sebagai peringatan atas pengorbanan Raden Kusuma untuk masyarakat Tengger. Raden Kusuma ini adalah anak bungsu dari Rara Anteng dan Jaka Seger, pasangan yang membangun pemukiman dan memerintah di Kawasan Tengger.

Mulanya mereka berdua tidak memiliki anak. Akhirnya, pasangan ini pun bersemedi dan bertapa pada Sang Hyang Widhi. Mereka memohon agar bisa mendapatkan keturunan. Permohonan tersebut dikabulkan oleh Dewa dengan syarat anak bungsu mereka harus dikorbankan ke Kawah Gunung Bromo.

Sayangnya, Rara Anteng dan Jaka Seger melanggar perjanjian tersebut. Dewa pun murka dan terjadilah musibah di kawasan Gunung Bromo. Raden Kusuma lenyap karena terjilat api dan masuk ke Kawah Bromo.

Setelah ia menghilang, terdengar suara gaib yang mengingatkan masyarakat Suku Tengger untuk memberikan sesaji pada Sang Hyang Widhi di Kawah Gunung Bromo pada hari ke-14 di bulan Kasada agar selalu hidup damai dan tenteram. Suara gaib ini dipercaya sebagai pesan dari Raden Kusuma.

Inilah yang membuat masyarakat Suku Tengger secara turun temurun masih menjalani tradisi Upacara Kesada Bromo setiap tahunnya.

Upacara Kasada Bromo 2017

A post shared by Amanu Budi SU (@amanubsu) on


Upacara adat ini biasanya diadakan pada tanggal 14  – 16 bulan Kasada atau saat bulan purnama tampak di langit.

Nah, untuk Upacara Kasada Bromo 2017 ini kemungkinan besar akan dilaksanakan pada tanggal 9 – 10 Juli 2017. Acara adat tersebut akan dimulai pada 9 Juli malam di Pura Luhur Poten yang lokasinya ada di Kaki Gunung Bromo.

Prosesi Upacara Kesada Bromo 2017 ini dimulai dengan beberapa ritual seperti pengambilan air suci dari mata air Widodaren, persembahyangan umat Hindu, pemberkatan sesajen yang akan dilarung, pengangkatan dukun baru (pemimpin upacara agama umat Hindu), dan pelarungan sesajen menuju kawah Gunung Bromo.

Dalam Yadnya Kasada terdapat beberapa urutan upacara yang harus dilakukan oleh masyarakayt Suku Tengger agar acara adat ini dapat berlangsung dengan khidmat. Dimulai dari Puja Purkawa, Manggala Upacara, Ngulat Umat, Tri Sandiya, Muspa, Pembagian Bija, Diksa Widhi, dan terakhir Penyerahan sesaji di Kawah Bromo.

A post shared by Jakii (@adha_azzaki) on


Sesajen yang dibawa biasanya berupa hasil bumi atau ternak peliharaan seperti ayam yang disimpan dalam ongkek. Semua ini kemudian akan dibuang ke Kawah Bromo sebagai seserahan untuk Sang Hyang Widhi.

Walaupun tradisi tahunan ini merupakan tradisi Suku Tengger yang beragama Hindu, semua wisatawan yang datang bisa kok untuk mengikuti seluruh rangkaian upacara tersebut.

Tips Sebelum Datang ke Upacara Kasada Bromo 2017

  • Menginap di hotel yang dekat dengan kawasan Taman Nasional Gunung Bromo
  • Datang sebelum tengah malam karena ramainya wisatawan dan persiapan sebelum acara bisa membuat akses menuju lokasi macet.
  • Jalan beriringan dengan penduduk setempat menuju kaki gunung supaya kamu tak tersesat karena kabut yang menghalangi jarak pandangmu.
  • Hormati prosesi yang sedang berlangsung dengan tidak membuat kegaduhan.
  • Pakai jaket tebal dan sarung tangan karena udara sekitar Tengger Bromo sangat dingin.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Firstrianisa Gustiawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *