close

Menjelajahi Wisata Seni di Terminal Bandara Changi Singapura

ap_singapore_airport_art_04jul12-975×650
Kinetic Rain at Changi Aiport Genijalno.hr

Travel Blog Reservasi – Changi Airport merupakan salah satu bandara yang terkenal dengan standar internasional dan juga dinobatkan sebagai bandara terbaik nomor satu di dunia. Dirancang dengan sedemikian rupa untuk melayani penerbangan lintas negara dan merupakan bandara yang paling sering dijadikan tempat transit paling favorit oleh beberapa maskapai penerbangan terbaik di dunia.

Selain tempatnya yang luas, di sini juga terdapat banyak sekali tempat-tempat yang bisa kamu kunjungi, mulai dari wisata kuliner sampai galeri seni pun bisa kamu jumpai.

Tidak hanya Changi Airport, sudah banyak juga beberapa bandara yang berlomba-lomba untuk memberikan berbagai macam pameran seni yang dapat dinikmati oleh para wisatawan yang sedang berada di bandara. Pameran seni yang terdapat di Changi Airport juga bertujuan untuk meningkatkan daya tarik estetika oleh para pengunjungnya.

Bandara yang selalu menjadi tempat favorit untuk berfoto-foto ini ternyata memiliki banyak sekali artistik pameran seni mulai dari seniman lokal dan bahkan sampai internasional kelas dunia semua ada di tempat ini. Berikut ulasannya.

(Baca Juga 7 Fasilitas Gratis yang Bisa Kalian Nikmati di Changi International Airport)

Wings of Mexico (2015) oleh Jorge Marín

wings of mexico
Image Credit blouinartinfo.com

Kamu bisa menjumpai Wings of Mexico yang sudah sangat terkenal melalui instagram ini di Terminal Area 3 Transit. Patung sayap yang interaktif ini merupakan hasil karya dari seniman Meksiko bernama Jorge Marín yang dipamerkan di Singapura Changi Airport tahun 2015 yang lalu untuk merayakan SG50, serta 40 tahun hubungan diplomatik antara Singapura dan Meksiko.

Ketika orang-orang berdiri di depan sayap-sayap perunggu emas, mereka seakan ‘disulap’ menjadi malaikat. Jika kamu ingin melilihat lebih banyak hasil dari karya Jorge Marin, kamu bisa melihatnya #wingsofmexicochangi di Instagram untuk melihat beberapa foto dari sayap malaikat yang beredar di social media.

Kinetic Rain (2012) oleh ART + COM

kinetic-rain-masthead
Image Credit ddb.asia

Hal lain yang bisa kamu temui di Changi Airport adalah Kinetic Rain. Instalasi seni paling terkenal di Changi Airport ini bisa kamu temui di Terminal 1 di Area Publik. Hasil karya seni dari ART+com ini menampilkan lebih dari 1.216 tetesan perunggu hujan yang di desain khusus oleh seniman asal Jerman yang terinspirasi dari hujan tropis.

Kinetic Rain ini mewakilkan antara teknologi industri dan juga art yang digabungkan menjadi satu. Di rancang khusus dan berbentuk menyerupai pesawat terbang, naga dan balon udara ini bisa membuat kamu terkagum-kagum jika melihatnya.

Floral Inspiration (2007) oleh Han Sai Por

Floral Inspiration
Image Credit a-list.sg

Sepasang patung pod seni yang menyerupai akar pohon ini bisa kamu temukan di Terminal 3 di Area Publik. Teksturnya yang naturalistik seperti tumbuhan organisme botani ini dibuat khusus oleh Han Sai Por musisi asal China pada tahun 1995.

Dibuat menggunakan marmer yang spesial dan menyerupai batu giok putih ini akan sangat menyala dan bersinar jika kamu melihatnya pada siang hari dan sangat berhasil membuat kamu terkagum-kagum akan karya dari seniman China ini. Tidak hanya itu saja, pada malam hari Floral Inspiration ini juga tetap terlihat sangat anggun dan cantik layaknya sepasang putri dan raja

Daisy (2008) oleh Christian Moeller

Daisy Changi Airport
Image Credit a-list.sg

Masih diseputar Terminal 3 di Area Publik. Kali ini kamu bisa menemui instalasi Daisy yang memiliki tinggi sepanjang 13m yang mempunyai baling-baling serat kaca merah yang melekat pada lengan robot yang terpasang cantik.

Hal yang unik dari Daisy yang dibuat oleh Christian Moeller seniman asal Amerika ini adalah pergerakan dari sang baling-baling yang bisa mendeteksi sensor built-in dari para pengunjung yang berlalu lalang sehingga membuat baling-baling tersebut bergerak ke arah mereka. Selain baling-baling Daisy-nya di Changi Airport, Christian juga merupakan salah satu seniman asal Amerika yang mendunia.

Going Home (2008) oleh Han Meilin

Image Credit : thesensibleobserver.tumblr.com
Image Credit : thesensibleobserver.tumblr.com

Memang hampir semua pameran seni bisa kamu jumpai di Terminal 3 Area Publik. Kalau tadi sudah ada sepasang Floral Inspiration, kini giliran dari sepasang patung suami istri yang kerap menggendong sang anak ini bertemakan Going Home.

Hasil karya dari Han Meilin pada tahun 2008 yang lalu melambangkan kekeluargaan. Patung yang memiliki tinggi kurang lebih dari 7,5 meter dan memiliki berat 900kg ini. Hal uniknya dari patung ini adalah, bahan dasar dari sang patung yang dibuat berbeda-beda, sang ayah terbuat dari baja, sang ibu yang dibuat dari perunggu dan sang anak yang khusus dibuat dari emas ini melambangkan kekeluargaan sekaligus untuk menyambut para wisatawan yang tengah sampai di bandara dan bersiap-siap untuk pulang kerumah.

Mother and Child (2008) oleh Han Meilin

05
Image Credit blouinartinfo.com

Masih bertemu dengan polesan seni dari Han Meilin di Terminal Area 3 Transit. Kali ini berbeda dengan yang sebelumnya, kalau sekarang kamu hanya bisa melihat sang ibu dan anaknya saja. Terdapat lima patung yang terbuat dari perunggu ini melambangkan keakraban dari seorang ibu dan anak-anaknya yang berada diantara kerumunan para wisatawan lainnya yang tengah berlari dan terburu-buru untuk menuju gerbang bandara keberangkatan mereka.

Han merupakan salah seorang seniman asal China yang terkenal dengan hasil karyanya dari maskot Olimpiade Beijing, The Fuw dan juga logo dari Olimpiade Beijing.

Birds in Flight (2007) by Baet Yeok Kuan

08
Image Credit blouinartinfo.com

Seniman asal Singapura, Baet Yeok Kuan memberikan hasil karyanya untuk dipamerkan di Changi Airport yang menyerupai mural burung yang berbahan dasar dari stainless steel ini untuk melambangkan arti dari perjalanan, eksplorasi dan kebebasan dalam bepergian.

Baet Yeok Kuan menggunakan cutter plasma untuk mengartikulasikan setiap potongan logam dan kawanan burung biru yang menempel pada dinding serta memberikan kesan bahwa burung juga bisa diartikan sebagai pesawat. Burung yang dilambangkan menyerupai pesawat ini adalah spesies burung laut yang melambangkan kerukunan dan keterkaitan antar negara satu dan negara yang lainnya, dan maksud dari sang seniman itu sendiri adalah ingin menyatukan semua orang yang tengah berada di Changi Airport.

Sumber: yoursingapore.com


Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Tags : bandaraChangiSingapura

Leave a Response