Asyiknya Berenang dengan Ubur-ubur di Pulau Kakaban

Travel Destinations11
Asyiknya Berenang dengan Ubur-ubur di Pulau Kakaban

Travel Blog Reservasi – Pulau Kakaban menjadi salah satu tempat wisata yang setidaknya harus kamu kunjungi seumur hidup sekali. Jika kamu punya kesempatan untuk berlibur ke Kalimantan Timur, maka kamu wajib mampir ke Pulau yang memiliki keindahan alam yang masih asli.

Pulau Kakaban termasuk salah satu dari 31 pulau yang tergabung dalam Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur dengan luas sekitar 774,2 hektar. Kakaban menduduki posisi ke empat setelah Derawan, Maratua, dan Sangalaki sebagai pulau yang terluas di Kepulauan Derawan.

Di sini kamu bisa menyaksikan hal istimewa yang sulit ditemukan di pulau lainnya.

Hal Istimewa di Pulau Kakaban

Sumber gambar: matajatim.com
Sumber: matajatim.com

Hal istimewa yang bisa kamu temukan di Pulau ini adalah keberadaan ubur-ubur tanpa sengat di Danau Kakaban. Ubur-ubur tanpa sengat hanya bisa kamu temui di sini atau di Pulau Palau, bagian Kepulauan Mikronesia, Samudra Pasifik.

Dibandingkan dengan Danau Ubur-Ubur di Palau, Danau Kakaban memiliki setidaknya dua keistimewaan seperti informasi yang dihimpun oleh Reservasi.com.

Pertama, dari segi ukuran, Danau Kakaban lebih luas ketimbang Danau Ubur-Ubur di Palau. Luasnya mencapai 390 ha dengan kedalaman maksimal 11 meter.

pulau kakaban
Sumber: instagram @achasinaga

Kedua, Danau Kakaban memiliki lebih banyak jenis ubur-ubur. Palau hanya mempunyai satu jenis ubur-ubur tanpa sengat, yakni Mastigias yang populer dengan sebutan golden jellyfish alias ubur-ubur emas.

Sementara di Pulau Kakaban, setidaknya ada empat jenis ubur-ubur tanpa sengat yang bersarang di Danau Kakaban. Keempat spesies itu adalah ubur-ubur bulan Aurelia aurita, ubur-ubur totol Mastigias cf Papua, ubur-ubur kotak Tripedalia cystophora, dan ubur-ubur terbalik Cassiopea ornata. Ubur-ubur totol dan ubur-ubur terbalik paling banyak ditemui.

Lantaran keistimewaan ini, Danau Kakaban tak cuma menjadi destinasi wisata para turis. Para peneliti pun kerap menyambangi daerah yang termasuk kawasan Kampung Ekowisata Payung-payung ini.

Menurut para ahli, sengat pada ubur-ubur di Pulau Kakaban tidak sepenuhnya hilang. Namun, sengat ini kemudian melemah setelah berevolusi selama jutaan tahun.

Konon alasannya karena tidak ada predator yang mengancam ubur-ubur yang berada di danau asin tersebut. Alhasil, “senjata” ubur-ubur ini tidak segahar ubur-ubur lainnya yang berada di lautan lepas.

(Baca juga: Masih Percaya Mitos Obati Luka Sengatan Ubur-Ubur dengan Urine?)

Akses Menuju Pulau Kakaban

pulau kakaban
Sumber: infojakarta.net

Pulau Kakaban termasuk salah satu pulau yang tak berpenduduk tanpa toko dan kios, bahkan tanpa penginapan. Jadi, kamu yang ingin berkunjung ke sini, kamu bisa menginap di Pulau Derawan lalu berkunjung ke Pulau Kakaban.

Waktu tempuh dari Pulau Derawan menuju Pulau Kakaban memakan waktu sekitar 1 – 1.5 jam jika menggunakan speedboat.

ubur-ubur di pulau kakaban
Sumber: @caro-strophe

Jika kamu dari Jakarta dan ingin berkunjung ke Pulau Kakaban, maka kamu bisa mencari penerbangan ke Tarakan, Kalimantan Utara.

Ada dua jalur alternatif penerbangan: langsung ke Tarakan atau transit terlebih dahulu di Balikpapan. Dari Tarakan, kamu mesti melanjutkan perjalanan dengan kapal cepat menuju Pulau Derawan yang memakan waktu 3 – 4 Jam.

Selain itu, ada satu alternatif lagi, yakni jalur penerbangan langsung ke Berau, Kalimantan Timur. Dari sini, kamu bisa menyewa kapal cepat menuju ke Pulau Derawan dengan waktu tempuh tak sampai 30 menit.

Jadi tunggu apalagi? Yuk! Siapkan tabungan kamu untuk berlibur ke Pulau Kakaban dan dapatkan promo tiket pesawat dan hotel ke Pulau Kakaban.

Tips Berwisata ke Danau Kakaban

  • Meskipun membawa alat snorkeling sendiri, kamu akan dikenakan biaya sekitar Rp 20.000,-
  • Jangan lupa membawa obat anti mabuk karena kamu akan menggunakan tiga transportasi yang berbeda mulai dari udara, darat dan laut.
  • Waktu terbaik untuk berenang adalah saat pagi dan sore hari untuk mengurangi sinar matahari yang terik.
  • Pastikan tidak menggunakan lotion atau tabir surya saat berenang agar danau tidak terkontaminasi.
  • Sebelum berenang, mandi air tawar terlebih dahulu atau menyiram dengan satu botol air minum untuk memberikan pelembab alami terhadap kulit.
  • Pastikan tidak membuang sampah sembarangan untuk menjaga keasrian dan ikut menjaga kelestarian Danau Kakaban.
  • Danau ini termasuk dalam, pastikan menggunakan jaket pelampung atau sejenisnya jika kamu tidak bisa berenang.
  • Sebaiknya menggunakan kacamata renang atau google agar bisa tetap memiliki pandangan saat menyelam atau melihat-lihat ubur-ubur di dalam Danau Kakaban.
  • Sebaiknya tidak menggunakan fin atau kaki katak saat berenang, dikhawatirkan justru akan mengganggu ubur-ubur dan berpotensi melukainya.
  • Usahakan untuk tidak menyentuh, menekan bahkan meremas ubur-ubur dengan cara-cara yang kasar. Cukup dinikmati saja ketika kamu berenang bersama ubur-ubur yang jumlahnya tidak sedikit.
  • Gunakan sandal gunung yang lentur tapi kuat. Karena medan jalan cukup licin. Meskipun terkena air sekalipun tidak khawatir basah karena sandal gunung lebih cepat kering dibandingkan menggunakan sepatu.

Gardena Puteri Ayudila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *