close

Top Wisata Kuliner di Surabaya untuk Kalian Pecinta Wisata Kuliner!

sate-ayam
shutterstock

Travel Blog Reservasi – “Rek Ayo rek, kita main ke surabaya~ rek ayo rek kita cari Kuliner Surabaya~” Berjuluk Kota Pahlawan, Surabaya memiliki banyak monumen dan patung pahlawan nasional yang tersebar di sudut kota. Tapi Surabaya tak melulu tentang sejarah perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan, kota ini punya sisi unik lain yang tak kalah menarik, yaitu kulinernya.

Setelah puas keliling kota, perutmu tentu perlu diisi makanan yang cita rasanya tak mengecewakan lidahmu. Tak perlu bingung soal di mana bisa mendapatkannya, karena Traveloka sudah merangkum empat tempat wisata kuliner Surabaya yang tak boleh kamu lewatkan. Penasaran? Langsung saja cek daftarnya berikut ini:

1. Kuliner Surabaya : Rawon Setan Legendaris, Khas Surabaya!

Salah satu hal yang membuat Surabaya menjadi tempat yang favorit untuk dikunjungi adalah kuliner uniknya si rawon setan. Makanan ini  ukan hanya namanya yang menarik, tetapi juga rasanya yang khas surabaya banget. Makanya, bisa dibilang jika kalian belum berkunjung ke rawon setan, maka kalian berarti belum berkunjung ke Surabaya.

Tidak usah membayangkan kalau kalian akan makan dengan dikelilingi setan ketika mencoba rawon setan ini. Asal muasal nama Rawon Setan adalah, tempat ini dulu buka pukul 22.00 WIB sehingga kemudian terkenal sebagai nama rawon setan. Rawon setan memang sudah banyak di Jakarta atau pun di Bandung. Namun, rawon setan di Surabaya memiliki khas tersendiri. Rawon setan di Surabaya ini adalah rawon setan asli dan yang pertama ada di Indonesia.

Rawon setan ini terletak di depan Hotel JW Marriot Surabaya, tepatnya di Jl Embong Malang, Surabaya. Lokasinya cukup mudah ditemukan, karena selain berada di pinggir jalan, banyak mobil yang parkir di tempat makan tersebut. Sehingga rawon setan tidak akan pernah sepi dari pengunjung.

Rawon yang disajikan memiliki daging yang besar-besar dan empuk. Rasa kuah yang mantap dan sambal yang pedas akan Anda nikmati hingga suapan terakhir. Selain itu, tempe goreng, kerupuk dan teh panas akan menambah kelezatan dari seporsi rawon setan.

Harga untuk seporsi rawon setan dimulai dari kisaran RP 20.000. Harga yang cukup terjangkau untuk menikmati kuliner khas Kota Pahlawan. Silakan mencoba kelezatan rawon setan, jika Anda berkunjung ke Surabaya.

(Baca Juga : 5 Kuliner Murah, Merakyat, Tetapi Enak Di Yogyakarta!)

2. Kuliner Surabaya : Sate Klopo Ondomohen Ny. Asih

Kalian penggemar sate? Jika iya, maka kalian wajib datang ke Sate Klopo Ondomohen Ny. Asih. Sate ini terbilang unik dan beda dari sate lainnya karena dalam proses membakarnya, daging ditambahkan parutan kelapa. Kelapa ini nyatanya mampu menciptakan cita rasa unik dan beda jika dipadukan dengan daging bakar.

Tak hanya resep satenya yang unik. Tempat wisata kuliner Ny. Asih ini masih menggunakan arang bakar demi mendapatkan aroma khas yang menggugah selera. Jika banyak terdapat sate yang pada proses membakarnya menggunakan kipas angin listrik untuk tetap membuat arang menyala, Sate Klopo Ondomohen Ny. Asih tetap menggunakan kipas tangan untuk menjaga kematangan sate yang sempurna sampai ke bagian dalam dagingnya.

Kalian bebas memilih daging yang akan dibakar untuk menjadi sate lezat, mulai dari daging ayam sampai daging sapi. Sebagai pendamping sate kelapa ini, kamu bisa memilih karbohidrat sesuai selera, bisa nasi atau lontong. Disajikan  bersama bumbu kacang khas yang aromanya sangat sedap, saat-saat bersantapmu akan menjadi salah satu kenangan terindah tentang berlibur ke kota Surabaya. Alamat Sate Klopo Ondomohen Ny. Asih berada di Jalan Walikota Mustajab 36, Surabaya.

3. Kuliner Surabaya : Lontong Balap Garuda Pak Gendut

Nama lontong balap mungkin sudah tak asing lagi di telinga kalian, tapi tahukah kalian dari mana asal nama kuliner ini? Konon, dahulu para pedagang lontong balap berkumpul di satu tempat dan menggunakan peralatan masak yang sama. Mereka adu cepat dalam melayani pembeli karena pedagang lainnya menunggu giliran untuk menggunakan peralatan memasak. Adu cepat inilah yang memunculkan istilah “balap” atau “balapan”.

Mencicipi lontong balap ini harus di tempat yang tepat dan autentik. Tempat wisata kuliner tersebut tak lain adalah Lontong Balap Garuda Pak Gendut, salah satu tempat makan populer di Surabaya.

Apa sih keistimewaan Lontong Balap Garuda Pak Gendut? Perpaduan rasa petis dan aroma bawang putihnya yang pas akan membuat lidahmu bergoyang. Satu hal yang khas dari sajian lontong balap adalah lentho. Lentho merupakan sejenis gorengan yang dibuat dari kedelai merah yang telah dihancurkan kemudian dicampur dengan kedelai merah utuh.

Tekstur kriuk dan gurihnya yang disiram kuah panas sangat bikin nagih. Jangan lupa untuk melengkapi menu makan kalian dengan sate kerang yang menjadi pasangan tak terpisahkan dari lontong balap. Tenang saja, menemukan kuliner surabaya yang lezat ini tidak susah! Lontong balap ini bisa kalian temukan di Jalan Prof. Dr. Moestopo 11, Surabaya.

(Baca Juga : 5 Kuliner Murah, Merakyat, Tetapi Enak Di Yogyakarta!)

4. Kuliner Surabaya : Es Krim Zangrandi

Cari es krim yang segar, enak dan creamy di Surabaya? Sudah pasti Zangrandi Ice Cream jawabannya! Kedai es krim paling populer di Surabaya ini siap menyambut kalian dengan beragam varian rasa es krimnya yang siap meleleh di mulutmu. Yak, ini adalah salah satu kuliner terbaik di Surabaya!

Menu es krim yang wajib kamu coba di Zangrandi adalah Noddle Ice Cream, Blue Island dan Mecadonia. Mau coba beberapa rasa es krim dalam satu mangkuk? Coba pesan Love Deal. Dengan pesan paket ini, kalian bisa mencicipi lima rasa es krim sekaligus, mulai dari moka, vanila sampai stroberi. Selain es krim, Zangrandi Ice Cream juga menyediakan menu tambahan seperti risoles, kentang goreng dan sandwich.

Tak hanya es krim lezat yang ditawarkan, namun juga suasana tempo dulu yang masih kental di kedai ini. Masuk ke dalam kedai, kalian seakan sedang masuk ke dalam mesin waktu karena desain interior dan perabot yang digunakan akan mengingatkanmu pada rumah kakek nenekmu di masa lalu.

Sebut saja meja dan kursi rotan yang masih terawat dengan baik sampai sekarang. Di dinding juga terpampang banyak foto lama yang menggambarkan perkembangan Zangrandi Ice Cream dari masa ke masa. Alamat Zangrandi Ice Cream ini berada di Jalan Yos Sudarso 15, Surabaya.

(Baca Juga : Kudapan Dan Jajanan Khas Indonesia Ini Akan Memperkaya Pengalaman Berburu Kuliner Nusantaramu)

5. Kuliner Surabaya : Depot Bu Rudy

Depot yang satu ini memang sudah tidak asing lagi di kalangan warga asli dan wisatawan yang datang ke Surabaya, apalagi kalau bukan Depot Bu Rudy. Bagi para pecinta pedas, tempat makan ini menjadi surga kuliner untuk para penyuka kuliner di Surabaya.

Depot Bu Rudy populer dengan menu sambal udangnya. Sambal lain yang tak boleh terlewatkan adalah sambal bawang, sambal terasi, dan sambal ijo. Bayangkan kamu sedang menghadap meja makan dengan sepiring nasi hangat di atasnya, ditambah udang kering renyah dan sambal super pedas yang nikmat. Hmm, yummy!

Tak cukup menikmatinya di tempat makan? Tenang. Kalian bisa membawa pulang sambal khas Bu Rudy ini sebagai oleh-oleh atau untuk disantap sendiri ketika berada di rumah nanti. Sambal-sambal ini sudah tersedia dalam kemasan botol berbagai ukuran agar mudah dibawa.

Tak hanya sambal yang enak saja, kalian juga bisa membeli udang, ikan teri, dan tempe keringnya. Dengan begitu, kelezatan kuliner hasil olahan Bu Rudy ini bisa kamu bagi ke keluarga dan teman-teman. Alamat tempat kuliner surabaya yang enak ini berada di  Jalan Dharmahusada 140, Surabaya.

Nah, bagaimana sekarang? Jadi tahu kan kalau Surabaya ternyata juga kaya akan kuliner lezat nan menggoda? Yang lebih menyenangkan lagi, kota ini sangat mudah diakses dari kota mana pun di Indonesia dan tersedia banyak sekali penginapan dengan harga yang ramah di kantong. Yuk berburu kuliner Surabaya yang lezat ini!

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Tags : KulinerSurabaya

Leave a Response