Tempat Wisata Ngehits, Rabbit Town Bandung, Kena Isu Plagiat

Tempat Wisata Ngehits Ini Diduga Jiplak Karya Seniman Luar Negeri, Benarkah?

Travel News485
Tempat Wisata Ngehits Ini Diduga Jiplak Karya Seniman Luar Negeri, Benarkah? IG @thedesignpolice

Travel Blog Reservasi – Kota Kembang memang selalu dikenal dengan berbagai destinasi wisata menarik yang tak ada habisnya. Salah satu nama tempat yang sedang ngehits dan populer di sana adalah Rabbit Town Bandung.

Kalau kata anak muda kekinian, tempat ini sangat instagramable lho. Berbagai pilihan spot lucu dan cantik untuk para pencinta selfie bisa kamu temukan di sana.

Baca Ingin Hindari Macet? Coba Deh Tips Traveling ke Bandung Ini

Rabbit Town Bandung Jadi Sorotan

Sayangnya, ada isu tak sedap menghampiri tempat wisata hits ini. Rabbit Town dianggap menjiplak alias melakukan tindakan plagiarisme terhadap karya beberapa seniman luar negeri.

Kamu tentu tahu dong kalau plagiarisme itu tindakan ilegal dan tidak etis untuk dilakukan. Mereka yang terkena kasus ini biasanya akan terjerat hukuman baik sanksi sosial, denda, bahkan kurungan penjara.

Nah, untuk kasus Rabbit Town ini sendiri orang yang pertama kali menyorotnya adalah pria bernama Kiswinar. Melalui instagram story-nya, ia mengunggah beberapa bukti plagiarisme dari tempat wisata ngehits tersebut. Bahkan, langsung me-mention Museum of Ice Cream dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

Hasilnya, kini nama Rabbit Town Bandung menjadi sorotan publik. Banyak netizen yang kecewa karena tempat wisata yang mengaku sebagai “Icon of Bandung” ini diduga hasil plagiarisme.

Baik media di Indonesia dan luar negeri pun masih ramai membahas masalah ini. Pihak manajemen Museum of Ice Cream juga sudah siap mengambil tindakan atas kasus ini lho.

Sekilas Tentang Rabbit Town Bandung

Beberapa dari kamu mungkin ada yang belum mengenal tempat wisata ngehits ini. Rabbit Town memang baru saja dibuka pada awal 2018.

Kalau mendengar namanya, kamu mungkin akan membayangkan tempat yang dipenuhi dengan kelinci-kelinci lucu. Namun, itu bukanlah alasan utama penamaan tempat wisata ini. Diberi nama demikian karena pendirinya yang bernama Henry Kusada lahir di tahun kelinci.

Tempat ini sendiri memiliki konsep galeri seni untuk para pencinta wisata selfie. Sebab, ada banyak sekali spot-spot ciamik yang sangat cocok untuk dijadikan latar belakang foto.

Lokasinya sendiri berada di Jl. Ranca Bentang No.30-32, Ciumbuleuit, Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat. Untuk bisa masuk ke sana, kamu hanya perlu membayar tiket sebesar Rp 25 ribu.

Spot Cantik Rabbit Town Bandung yang Dituding Plagiat

Dilansir dari berbagai sumber, ada lima spot di di Rabbit Town yang diduga menjiplak karya seniman luar negeri. Berikut adalah daftarnya

1. Love Light vs Urban Light

Rabbit Town (Gambar: Instagram/@kiswinar)

Spot ini diduga menjiplak karya Chris Barde bernama Urban Light yang berada di LACMA. Kalau di Rabbit Town, spot ini diberi nama Love Light.

2. Patricco Sticker Room vs Obliteration Room

Rabbit Town Bandung
IG @thedesignpolice

Kalau spot ini diduga kuat menjiplak karya seniman Jepang, Yayoi Kusama. Kalau karya aslinya bernama Obliteration Room, di sini diberi nama Patricco Sticker Room.

3. Rabbit Town Bandung vs Museum of Ice Cream LA

IG @thedesignpolice
IG @thedesignpolice
@thedesignpolice

Tiga spot ini punya kemiripan yang sama dengan instalasi seni di Museum of Ice Cream bernama Banana Split Room, Ice Cream Light, dan Palm Mural.

Baca Tempat Wisata Romantis di Bandung yang Instagenik

4. Angel Wings Rabbit Town vs Collete Miller

IG @thedesignpolice

Lukisan mural sayap malaikat di Rabbit Town diduga menjiplak karya seniman Collete Murel.

Hingga saat ini pihak Rabbit Town belum memberikan klarifikasi terkait  isu plagiarisme ini. Instagram resmi @rabbittown.id pun ditutup komentarnya.

Meski diterpa berita nggak sedap, tempat wisata ini masih tetap beroperasi sampai sekarang. Gimana menurut tanggapanmu?

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Firstrianisa Gustiawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *