5 Tanda Kelelahan Saat Mengemudi, Segeralah Menepi - Reservasi Travel Blog

5 Tanda Kelelahan Saat Mengemudi, Segeralah Menepi

Travel Tips61
5 Tanda Kelelahan Saat Mengemudi, Segeralah Menepi shutterstock

Travel Blog Reservasi – Kelelahan saat mengemudi sangat wajar terjadi ketika melakukan perjalanan mudik lebih dari 6 jam. Tetapi sayangnya beberapa pengemudi kurang memahami tanda-tanda kelelahan sehingga kali memaksakan diri untuk tetap mengemudi.

Padahal jika terus dipaksakan dengan kondisi demikian justru akan membahayakan keselamatan pengemudi maupun para penumpang.

Baca Syarat dan Cara Membuat SIM Internasional

Karena itu ada baiknya untuk mengenal tanda-tanda kelelahan ketika mengemudi sehingga bisa mengerti terlebih dahulu untuk istirahat selama beberapa saat.

Mulai mengantuk

Salah satu tanda yang paling jelas ketika pengemudi mengalami kelelahan adalah mulai sering menguap karena terserang kantuk.

Selain itu pengemudi mulai kesulitan untuk membuka matanya lebar-lebar meskipun sudah berusaha sekuat tenaga agar tetap terjaga sehingga bisa tetap melanjutkan perjalanan.

Jika sudah merasakan kantuk yang tak tertahankan lagi sebaiknya segeralah menepi dan mencari rest area.

Rasa kantuk tidak bisa dilawan dengan minum kopi melainkan harus diobati dengan tidur beberapa saat agar tubuh menjadi segar kembali.

Kurang konsentrasi

Pengemudi yang terlihat kelelahan biasanya sudah mulai kurang konsentrasi. Tanda tersebut bisa terlihat ketika tiba-tiba salah jalur ataupun salah berbelok.

Ketika kehilangan konsentrasi pengemudi justru memposisikan dalam situasi yang sangat berbahaya.

Mengemudi adalah pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh apalagi jika sedang memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi di jalan tol.

Semakin cepat kendaraan dipacu maka semakin tinggi pula konsentrasi yang dibutuhkan. Jika sudah merasa kehilangan fokus dalam mengemudi, sebaiknya tidak memaksakan diri dan Langsung istirahat.

Mobil keluar jalur

Jalur yang dilalui oleh kendaraan biasanya memiliki batas-batas khusus yang ditandai dengan marka jalan putus-putus maupun marka jalan tanpa putus.

Marka jalan inilah yang membantu kendaraan untuk tetap berada di dalam posisinya masing-masing sehingga arus lalu lintas bisa lancar.

Namun apa jadinya jika mobil atau kendaraan kerap kali keluar dari jalurnya sendiri. Bisa jadi pengemudi sudah mulai mengalami kelelahan.

Apabila kamu sudah melihat gejala seperti ini, sebagai penumpang sebaiknya langsung memberikan saran agar pengemudi mau beristirahat. Jangan pernah mengambil resiko ketika pengemudi sudah mengalami tanda-tanda kelelahan.

Kecepatan kendaraan tidak konstan

Ciri lain ketika pengemudi sudah mulai kehilangan konsentrasi bisa diketahui melalui kecepatan kendaraan yang tidak konstan.

Jika arus lalu lintas di jalan bebas hambatan lancar, biasanya kendaraan bisa dipacu dengan kecepatan antara 80 km sampai dengan 100 km per jam.

Kendaraan yang tidak berada dalam kecepatan konstan, biasanya salah satu ciri pengemudi kurang konsentrasi jika sudah terjadi demikian ada baiknya langsung beristirahat dengan cari rest area terdekat.

tanda kelelahan saat mengemudi
shutterstock

Kurang menjaga jarak dengan kendaraan lain

Ketika mengendarai mobil ada batas Aman yang ditentukan antara kendaraannya satu dengan kendaraan yang lainnya.

Menjaga jarak aman Terutama ketika berada di jalan bebas hambatan sangatlah penting. Fungsinya jika kendaraan mengalami rem mendadak kendaraan di belakangnya masih memiliki jarak untuk menghindari tabrakan beruntun.

Jarak yang paling aman Antara kendaraan di depan dengan kendaraan di belakang kira-kira sekitar 100 meter.

Jarak tersebut bisa dihitung dengan hitungan waktu sekitar 3 detik. Semakin cepat kendaraan melaju maka semakin lambat waktu yang harus dihitung sebagai acuan untuk menghitung jarak antara kendaraan di depan maupun dengan kendaraan di belakang.

Jika mobil sudah tidak bisa mempertahankan posisinya dengan kendaraan di depannya berarti pengemudi sudah mulai kehilangan konsentrasi. Dalam kondisi seperti itu ada baiknya pengemudi beristirahat.

Cara terbaik agar pengemudi tetap prima dan selalu konsentrasi ketika mudik lebaran adalah dengan mengatur jarak istirahat misalnya jadwal istirahat setiap kendaraan sudah menempuh jarak 100 km atau beristirahat setiap 3 jam 1 kali.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

dzulfikar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *