Keindahan Pantai Sadeng di Yogyakarta yang Harus Kamu Kunjungi

Keindahan dan Sejarah Pantai Sadeng di Yogyakarta yang Harus Kamu Tahu

Travel Destinations1.7K
Keindahan dan Sejarah Pantai Sadeng di Yogyakarta yang Harus Kamu Tahu

Travel Blog Reservasi – Pantai Sadeng yang berada di Gunung Kidul, Yogyakarta, ini adalah satu dari sekian banyak jajaran pantai cantik yang ada di Yogyakarta. Hal yang menjadikan Pantai Sadeng berbeda dari pantai lainnya adalah sejarahnya yang unik. Selain menjadi destinasi yang menawarkan suasana pantai yang indah dan mengagumkan, ada sebuah kepercayaan juga bahwa dahulunya pantai ini adalah muara Sungai Bengawan Solo purba yang mengalir ke arah selatan. Kepercayaan tersebut muncul disertai pula dengan bukti-bukti geogolis yang masih bisa ditemukan hingga saat ini. Dari bukti yang ada tersebut, terlihat bahwa Sungai Bengawan Solo Purba yang mengalir tenang di sebelah utara Jawa pernah bermuara di Pantai Sadeng.

Air Sungai Bengawan Solo Purba yang mengalir ke arah Pantai Selatan itu diperkirakan terjadi kurang lebih sekitar 4 juta tahun yang lalu. Sampai akhirnya, aliran tersebut berbalik arah ke utara atau ke Laut Jawa terutama ketika lempeng Australia mulai menghujam di bawah Pulau Jawa yang akhirnya menyebabkan dataran Pulau Jawa terangkat. Terangkatnya dataran ini kemudian menyebabkan arus Sungai Bengawan Solo Purba akhirnya tidak bisa melewati jalur yang ada.

Mengalirnya air Sungai Bengawan Solo Purba ke Pantai Selatan itu terjadi kira-kira sekitar 4 juta tahun yang lalu, hingga berbalik arah ke utara atau ke Laut Jawa ketika lempeng Australia menghunjam di bawah Pulau Jawa yang mengakibatkan dataran Pulau Jawa terangkat. Karena terangkatnya daratan tersebut, arus sungai Bengawan Solo Purba akhirnya tidak bisa melewati jalur yang ada. Jalur semula Bengawan Solo Purba ini akhirnya hanyalah tinggal jejak yang berupa perbukitan kapur di dekat Pantai Sadeng. Meskipun begitu, sisa aliran sungai Bengawan Solo purba ini menjadi jejak geologi yang sangat berharga untuk digunakn sebagai objek penelitian.

Sungai Bengawan Solo Purba

Wujud lembah yang disebut sebagai sisa-sisa dari aliran Sungai Bengawan Solo Purba

Banyak hal di sepanjang perjalanan menuju Pantai Sadeng yang dapat Anda nikmati, salah satunya adalah keindahan pemandangan Telaga Suling. Telaga Suling merupakan telaga yang diyakini sebagai sisa aliran dari air Sungai Bengawan Solo Purba. Jalur sisa aliran air Sungai Bengawan Solo Purba ini bisa terlihat setelah kamu memasuki Ibukota kecamatan Girisubo. Usahakan berhenti sebentar di tepi jalan menuju Pantai Sadeng. Secara perlahan, amati dan nikmati sisa aliran Sungai Bengawan Solo Purba yang telah berubah menjadi Telaga Suling.

Di sana, akan terlihat dengan jelas dua buah perbukitan kapur memanjang, yang di tengahnya terdapat sebuah lembah. Semula, tempat itu merupakan jalur aliran dan dasar dari Sungai Bengawan Solo purba. Namun, sekarang ini lembah tadi digunakan sebagai tempat bercocok tanam palawija oleh penduduk setempat karena tanahnya yang subur. Totalnya panjang lembah adalah sepanjang 7 km, berkelok – kelok ke arah utara, hingga memasuki wilayah Pracimantoro yang berada di Kabupaten Wonogiri. Kalau diikuti terus, akan bertemu Bengawan Solo dan lokasi pembalikan arah pembalikan bengawan solo. Sementara, muara dari Sungai Bengawan Solo Purba sekarang ini berada di pantai sebelah timur yang sekarang dimanfaatkan sebagai pelabuhan perikanan.

Pantai Sadeng

Pemandangan alam di sekitar Pantai Sadeng

Iya, Pantai Sadeng bukan hanya destinasi wisata yang menyenangkan di Yogyakarta, namun juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar. Sebagian pantai memang dimanfaatkan sebagai salah satu pelabuhan perikanan di Yogyakarta. Menariknya lagi, ini adalah salah satu pelabuhan ikan yang paling maju di Yogyakarta. Biasanya sih lebih sering dikenal dengan nama Pangkalan Pendaratan Ikan ( PPI ). Aktifitas yang terlihat sehari – hari di pelabuhan ini begitu hidup. Di tempat ini terlihat banyak perahu motor berukuran besar, rumah pondokan, pelelangan ikan dan koperasi, hingga terminal pengisian bahan bakar untuk Kapal Nelayan.

Selain menikmati keindahan sekitar Pantai Sadeng, cobalah teman – teman traveler berkeliling di sekitar pelabuhan. Amati aktivitas dan kehidupan sehari – hari yang terjadi di pelabuhan dekat Pantai Sadeng. Akan sering ditemui beberapa nelayan sedang membersihkan perahu, membawa ikan hasil tangkapan ke tempat pelelangan ikan, hingga menggiling es batu yang digunakan untuk mengawetkan dan membuat ikant tetap segar. Tidak jarang pula terlihat ibu-ibu yang sedang mengasuh anak di pondokan sekitar pantai melengkapi betapa harmonisnya suasana sekitar Pantai Sadeng.

Pelabuhan perikanan di dekat Pantai Sadeng

Di Pantai Sadeng juga ada pelabuhan perikanan, lho.

Awal cerita berkembangnya pelabuhan di Pantai Sadeng ini disebutkan dimulai pada sekitar tahun 1983. Ketika itu ada serombongan nelayan yang berasa dari Gombong Jawa Tengah, berlabuh di pantai ini. Kemudian mereka memutuskan untuk menetap untuk bertahan hidup dari hasil tangkapan laut di Pantai Sadeng. Karena hasil tangkapan yang diperoleh oleh nelayan semakin berlimpah maka semakin banyak yang bertahan disini. Puncaknya adalah ketika pada tahun 1986 didirikan sebuah pelelangan ikan dan dibangun juga mercusuar untuk mendukung aktivitas nelayan sekitar.

Pantai Sadeng ini adalah sebuah bukti nyata proses evolusi, mulai dari sisa – sisa sungai Bengawan Solo purba yang sekarang berubah menjadi ladang penghasilan masyarakat sekitar. Hingga cerita perkembangan sebuah desa nelayan kecil menjadi Pelabuhan perikanan yang ramai dan salah satu yang terbesar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Jadi kalau teman – teman traveler ingin mendapatkan suasana pantai di Yogyakarta yang sedikit berbeda, mungkin bisa memasukkan Pantai Sadeng kedalam itinerary liburan ke Yogyakarta kalian?

Nelayan di Pantai Sadeng

Para nelayan sedang bergotong royong membawa hasil tangkapan di Pantai Sadeng

Tenang saja, Pantai Sadeng tidak terlalu jauh dari pusat kota Yogyakarta kok. Pantai ini lokasinya berada di Desa Songbanyu dan Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jaraknya sekitar 46 km dari Wonosari atau sekitar 80 km dari pusat kota Yogyakarta. Bisa juga mengunjungi Pantai Sadeng dengan kendaraan umum. Caranya dari Wonosari dilanjutkan ke arah Semanu kemudian Rongkop. Nah, dari sana letak pantai ini sudah sangat dekat.

Dengan harga tiket masuk menuju Pantai Sadeng yang cukup murah, yaitu Rp5.000 per orang, ternyata fasilitas di sekitar pantai cukup lengkap loh. Karena sekitar pantai ini adalah sebuah pantai pelabuhan yang aktif, fasilitas seperti tempat parkir yang luas, kamar mandi, warung kelontong, warung makan yang menyediakan berbagai masakan seafood banyak tersedia. Pokoknya, fasilitas di Pantai Sadeng ini lengkap, deh!

Note : Yogyakarta adalah salah satu dari beberapa kota tujuan wisata terbaik di Indonesia. Mulai dari wisata sejarah, wisata belanja, hingga wisata alam seperti Pantai Sadeng yang ada di Yogyakarta ini. Sementara itu untuk menuju kota Yogyakarta bisa dicapai dengan kereta api dari berbagai kota besar di Jawa. Atau bisa juga dilakukan dengan penerbangan murah ke Yogyakarta baik dari luar negeri atau dalam negeri seperti Bandung, Jakarta dan Bali.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Reservasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *