4 Oseng Pedas Mercon yang Bikin Lidah "Meledak" - Reservasi Travel Blog

4 Oseng Pedas Mercon yang Bikin Lidah “Meledak”

Travel Destinations279
4 Oseng Pedas Mercon yang Bikin Lidah “Meledak”

Travel Blog Reservasi – Oseng pedas mercon yang bikin lidah bergoyang bukan hanya sekedar pedas sambalnya saja. Melainkan juga karena bumbu rempahnya yang istimewa dan terasa di lidah. Salah satunya oseng pedas mercon yang terkenal berasal dari Jogja. Oseng pedas mercon ini biasa beroperasi saat malam hari dan agak sulit didapatkan saat siang hari. Dijajakan dipinggir dengan cara berdagang kaki lima sambil menikmati suasana malam Jogja yang romantis.

Kota Jogjakarta yang lekat dengan gudeg manis dan bakpia gurihnya tidak lagi hanya dikenal dengan dua kuliner andalan tersebut. Kini, setiap wisatawan yang datang ke Jogja pasti juga mencicipi sajian kuliner istimewa oseng pedas mercon. Berangkat dari kota pelajar inilah akhirnya oseng pedas mercon berkembang hingga ke berbagai penjuru daerah di nusantara.

Salah satu pencetus oseng pedas mercon diyakini adalah ibu Sunarti yang pertama kali mengenalkan sajian oseng pedas mercon di sekitar kampung Kauman Yogyakarta. Awalnya oseng pedas bukan sajian dan menu utama, karena Sunarti menjajakan kuliner lain seperti gudeg, ayam, burung puyuh dan lele goreng. Sajian kuliner khas keluarga itu ternyata lambat laun disukai dan mendapatkan tempat di lidah pelanggan setianya. Berikut 4 oseng pedas yang bikin lidah bergoyang.

Oseng Pedas Mercon Sunarti Kauman Yogyakarta

Oseng pedas Mercon Sunarti bak berita viral di sosial media pada tahun 1997. Kelezatannya terkenal dari mulut ke mulut tanpa SEO ataupun digital marketing specialist. Semuanya mengalir begitu saja bak air bah hingga oseng mercon Sunarti menjad buah bibir paling populer.

Sebutan oseng pedas mercon ternyata lahir dari julukan pelanggan istimewa yang datang. Bahkan julukan lain seperti oseng pedas gledek, dinamit hingga halilintar pun sempat disematkan pada oseng pedas mercon Narti. Namun akhirnya budayawan Cak Nun (Emha Ainun Nadjib) pun mencicipi oseng pedas Narti dan menamainya oseng pedas mercon.

Keisitimewaan oseng pedas mercon Narti terletak pada bahan yang dipilihanya. Narti merasa tak perlu merahasiakan bumbu dan resepnya. Karena ia selalu yakin bahwa rezeki sudah ada yang mengatur. Oseng pedas merconnya menggunakan lemak sapi dan sandung lemur. Inilah yang membedakan oseng pedas mecon Narti dengan yang lainnya.

Oseng Pedas Mercon Mbah Sutrisno

A photo posted by @nour_malasari on

Oseng pedas mercon mbah Tris beropserasi pada malam hari disekitar pasar Beringharjo Yogyakarta. Tak berbeda dengan oseng pedas mercon lain, Mbah Tris juga menjajalakan kuliner lain seperti gudeg, nasi pecel, nasi rames dan berbagai lauk pauk khas Jogja lainnya. Salah satu yang juga paling favorit adalah oseng pedas merconnya.

Keunggulan oseng pedas mbah Tris terletak pada bahan yang digunakan. Mbah Tris menggunakan hati sapi dan sandung lemur. Terkadang menggunakan daging putih bagian dada sapi yang dioseng dengan campuran irisan cabai rawit yang menggigit lidah. Rasa yang berbeda dan khas, oseng pedas mbah Tris terasa sedikit manis, mungkin juga untuk menjadikan ciri khas kuliner Jogja yang memang suka kuliner manis.

Oseng Pedas Bu Narmi

A photo posted by agnes? (@itsagnezt) on

Oseng pedas mercon bu Narmi beroperasi di sekitar Jalan Purwodiningratan atau diseberang gedung PP Muhammadiyah Yogyakarta. Oseng pedas mercon bu Narmi juga menggunakan bahan daging dan lemak sapi. Kemudian dimasak dengan rasa yang super pedas hingga mengelegar di lidah.

Meskipun sudah berjualan oseng pedas mercon sejak tahun 1987, namun pada saat itu oseng pedasnya belum sepopuler saat ini. Setelah banyak yang menjajakan oseng pedas, barulah oseng pedas bu Narmi ini pun ikut populer. Ibunya bu Narmi, bu Kardi bahkan sebelumnya berjualan nasi gule dan nasi soto. Karena pembeli bosan hingga oseng pedas merecon muncul sebagai sajian baru demi memuaskan dahaga kuliner para pelanggannya.

Oseng Pedas Nuklir Dapur Tempur

Sedikit bergeser dari pulau Jawa, di Jambi, Sumatera pun tersaji oseng pedas Nuklir yang akan membuat lidah kalian merah membara. Sajian oseng pedas nuklir dapur tempur diolah dari daging sapi yang ditumis kemudian dicampur dengan cabai, bumbu rempah serta wanginya daun jeruk.

Tingkat kepedasan dinamakan dengan nama yang unik ala militer. Level kopral rasa cukup pedas, level letnan lebih pedas dan paling tinggi adalah level kolonel. Pastikan kalian tidak sakit perut ya, karena hanya mereka yang terbiasa saja yang memesan level kolonel.

Credit Featured Image cookpad.com

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

dzulfikar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *