Menjauh Dari Hiruk Pikuk Ibukota Dengan Berlibur Ke Ngawi - Reservasi Travel Blog

Menjauh Dari Hiruk Pikuk Ibukota Dengan Berlibur Ke Ngawi

Travel Destinations189
Menjauh Dari Hiruk Pikuk Ibukota Dengan Berlibur Ke Ngawi sumber : nannisa7.blogspot.com

Travel Blog Reservasi – Tak terasa tahun sudah delapan tahun saya merantau dari Semarang ke Jakarta sejak lulus kuliah. Perbedaan lingkungan, ritme kerja, dan lalu lintas awalnya membuat saya tidak siap. Namun seiring berjalannya waktu saya mulai terbiasa hidup dan bekerja di Jakarta. Bagi saya pekerjaan apapun saya jalani asalkan halal dan bermanfaat. Ketika tahun 2007 saya menginjakkan kaki di Jakarta, kendaraan bermotor belum padat dan masih banyak bus atau angkutan umum lainnya. Biaya hidup termasuk makanan dan lainnya juga masih terjangkau dengan gaji yang hanya satu bulan UMR.

Setiap tahun orang yang mencari kerja di Jakarta semakin banyak dan kepadatan pun semakin bertambah. Hal ini juga bertambahnya kendaraan bermotor di jalan raya yang membuat waktu tempuh menjadi lebih lama. Jika sebelumnya saya berangkat kerja dari Tebet ke Mampang hanya satu jam sekarang bisa lebih dari satu jam karena macet dan ada pembangunan jalan layang. Begitu pula dengan perangkat komunikasi yang dahulu saya puas dengan ponsel yang bisa mengirim sms atau telepon, kini harus menyesuaikan dengan memiliki ponsel pintar yang bisa mengirim email dengan cepat.

Perubahan situasi seperti kemacetan dan kepanikan jika tidak memeriksa email atau pesan di media sosial kadang membuat saya menjadi stress dan lelah. Setiap hari saya harus bersabar dengan kondisi lalu lintas di Jakarta dan aktif dengan ponsel pintar agar tidak ketinggalan informasi. Rasa jenuh, stress dan lelah mulai datang karena terjebak dengan rutinitas. Saya pun ingin menyegarkan pikiran dan tubuh dengan liburan ke luar kota agar kembali semangat menjalani aktivitas.

sumber : nannisa7.blogspot.com
sumber : nannisa7.blogspot.com

Kesempatan itu pun akhirnya tiba ketika mendapat undangan pernikahan teman di Ngawi Jawa Timur. Karena belum pernah ke tempat tersebut, saya ingin datang sekaligus liburan dengan teman-teman. Saya lalu memesan tiket kereta api melalui internet untuk keberangkatan tanggal 21 Maret 2015 dari stasiun Pasar Senen. Di pagi hari saya sudah tiba di stasiun Pasar Senen agar bisa berangkat tepat waktu. Tepat jam 10.42 kereta Gaya Baru Malam pun berangkat dan tiba di Ngawi jam 21.30. Ini pertama kalinya saya menempuh perjalanan yang lama dengan kereta api.

Begitu sampai di Ngawi, kami pun harus melanjutkan perjalanan di desa kecil yang dekat dengan gunung selama satu jam perjalanan. Setelah sampai kami disambut tuan rumah dengan makan malam, lalu beristirahat di rumah saudara yang disediakan. Saat saya melihat ponsel untuk memberi kabar ke orang tua, ternyata tidak ada sinyal sehingga tidak bisa digunakan. Karena sudah lelah, saya lalu tidur dan memutuskan untuk memberi kabar keesokan harinya dengan meminjam ponsel teman. Selesai berkomunikasi dengan orang tua, saya mulai bersiap-siap untuk menghadiri akad nikah dan resepsi yang diadakan dengan upacara adat Jawa.

Selama satu hari saya akhirnya bisa menikmati udara segar, sinar matahari dan kicauan burung tanpa gangguan ponsel dan bisingnya kendaraan bermotor. Di malam hari suasana sunyi yang ditemani suara jangkrik membuat saya dan teman leluasa mengobrol saat makan malam. Rasanya lebih tenang karena makan lebih fokus menikmati makanan yang disajikan walaupun tanpa ada televisi. Selesai makan kami beristirahat sebentar sambil minum teh hangat sebelum tidur. Pukul 21.00 kami tidur dengan tenang dan terbangun di pagi hari setelah mendengar azan shubuh dari mushola dekat tempat kami menginap.

sumber : nannisa7.blogspot.com
sumber : nannisa7.blogspot.com

Di hari kedua kami diajak untuk kebun teh Jamus yang letaknya lumayan dekat dari rumah teman. Berangkat bersama dengan mobil, kami tiba pukul 09.00 dan ingin menikmati makan pagi di kaki bukit yang segar. Walaupun dengan lauk yang sederhana, namun makanan terasa lezat karena dinikmati bersama dan di tempat yang berbeda. Selesai makan kami tak sabar untuk menaiki perkebunan teh sambil melihat pemandangan sekitar. Untungnya kebun teh Jamus tidak terlalu tinggi sehingga untuk menaikinya cukup mudah. Sampai di atas bukit saya menggunakan kesempatan itu untuk menghirup udara segar dan menikmati sinar matahari yang menyehatkan.

sumber : nannisa7.blogspot.com
sumber : nannisa7.blogspot.com

Tak afdol jika tidak mengabadikan momen dengan berfoto bersama dan pemandangan yang ada. Dua jam kemudian kami pun pulang ke tempat menginap karena ada teman yang akan pulang ke Jakarta di sore harinya. Karena saya baru pulang keesokan harinya, maka saya beristirahat sambil bersiap-siap untuk pulang besok siangnya. Di hari terakhir sebelum kembali ke Jakarta, saya diajak ke Benteng Pendem atau Benteng Fort Van De Bosch yang sudah digunakan sejak ratusan tahun sebelum Indonesia merdeka. Dengan membayar tiket masuk sejumlah Rp 5000 kami bisa melihat bagian dalam benteng yang masih kurang terawat.

sumber : nannisa7.blogspot.com
sumber : nannisa7.blogspot.com

Jika dilihat sepintas bangunan yang ada seperti Colloseum di Roma dan bangunan Eropa pada umumnya. Walaupun sinar matahari cukup terik, tidak menyurutkan untuk berfoto dan berkeliling ke seluruh Benteng Pendem. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 dan kami pun bersiap-siap menuju stasiun Walikukun untuk kembali ke Jakarta. Selama tiga hari saya bisa menyegarkan pikiran dan tubuh di kota kecil yang jauh dari kebisingan serta kemacetan. Saya juga merasa tenang karena bisa makan dan istirahat tanpa harus panik melihat email atau pesan di media sosial.

sumber : nannisa7.blogspot.com
sumber : nannisa7.blogspot.com

Ternyata pilihan untuk berlibur untuk menjauhkan diri sejenak dari rutinitas bisa membuat pikiran dan stamina tubuh menjadi segar. Bagi saya liburan bukan hanya menikmati pemandangan yang indah namun juga bisa membuat pikiran menjadi tenang dan mendapatkan inspirasi baru untuk bahan tulisan. Liburan bukan hanya tempat yang indah namun juga perjalanan untuk menumbuhkan kembali semangat dalam bekerja dan meningkatkan syukur kepada sang Pencipta atas kekayaan alam Indonesia yang menakjubkan. Di tahun 2016 saya ingin kembali liburan ke tempat yang unik dan eksotik seperti Nias atau Lombok. Tentu saya harus menyiapkan beberapa hal seperti dana, waktu liburan, tiket pesawat dan hotel agar bisa menikmati liburan yang berkesan bersama orang terdekat.

Semoga rencana liburan tahun ini bisa terwujud dengan baik dan mendapatkan pengalaman berkesan yang bisa membuat hidup lebih berarti serta menginspirasi orang lain melalui tulisan.

*Disclaimer, semua konten merupakan tanggung jawab kontributor.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Narisha Zulkarnain

Jangan lupa piknik!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *