close

Mata Air Citaman Warisan Indah Dari Masa Prasejarah

mata-air-citaman
Instagram by @rerendii

Travel Blog Reservasi – Banten, jika kalian mendengar nama daerah yang satu ini memang identik sekali dengan wisata pantai dan taman nasional tempat penangkaran Badak bercula satu, Ujung Kulon. Tapi siapa sangka di Banten ternyata memiliki wisata mata air jernih sekelas Umbul Ponggok. Banyak yang bilang bahwa kolam mata air ini memiliki air sedingin es.

Jadi, bagi kalian yang ingin mengukur daya tahan tubuh kalian dengan cuaca yang dingin, kalian bisa coba berendam di kolam mata air Batu Goong Citaman. Tinggal di sekitaran Jabodetabek membuat kalian beruntung loh, karena kalian tak perlu jauh-jauh untuk menikmati segar dan dinginnya mata air. Tak perlu melangkah jauh ke Umbul Ponggok, Klaten, kalian hanya perlu bergeser sedikit ke arah Pandeglang, Banten dan kalian akan menemukan sensasi wisata yang berbeda di Mata Air Citaman ini.

Mata Air Citaman Sudah Berumur Lebih Dari 2500 Tahun


Wisata mata air Citaman ini ternyata merupakan salah satu situs purbakala yang berumur lebih dari 2.500 tahun. Kolam mata air ini sudah ada sejak zaman sebelum masehi, kalian bisa bayangkan betapa tuanya wisata mata air ini. Tetapi kualitas air di kolam ini masih terjaga kemurniannya sampai saat ini, bahkan banyak yang bilang bahwa mata air Citaman memiliki air yang sedingin es.

A photo posted by @rerendii on


Mata air Citaman keluar dari sela-sela batu yang ada ditengah kolam, hal inilah yang menarik perhatian pengunjung untuk berenang disini. Suasana alamnya yang asri menjadi salah satu keunggulan dari wisata mata air Citaman, letaknya yang jauh dari pemukiman warga dan dikelilingi oleh tanaman kirai membuat suasana di tempat ini semakin alami. Wajar saja apabila akhir pekan tiba, banyak muda-mudi selfie didalam kolam mata air Citaman ini.

Mata Air Citaman Harus Tetap Dijaga dan Dilestarikan


Sebagai traveler cinta lingkungan, sudah sewajibnya kalian ikut menjaga dan melestarikan apa yang diwariskan oleh nenek moyang. Mata air Citaman adalah salah satunya. Warisan kekayaan alam dari nenek moyang kita, harus selalu kita jaga sampai anak cucu kita pun dapat menikmati dingin dan segarnya berendam di kolam ini. Kolam yang menjadi saksi bisu peradaban manusia. Bagi kalian yang ingin berkunjung mata air Citaman, jangan sampai kalian meninggalkan jejak-jejak vandalisme disana ya.

Jaga Kelestarian Lingkungan


Kalian harus sadar akan tanggung jawab kalian untuk menjaga warisan bersejarah ini, agar tetap sama seperti sediakala. Karena tempat ini termasuk warisan purbakala, tempat ini termasuk kawasan yang dilindungi dalam UU No.5 tahun 1992 tentang Cagar Budaya. Nah, jika kalian warga negara Indonesia yang baik, sudah sepatutnya kalian patuh dengan Undang-Undang ya.

Batu Goong Saksi Sejarah dari Umat Buddha dan Islam

Sumber Foto
Sumber Foto

Masih di lokasi yang sama tak jauh dari mata air Citaman, ada sebuah situs peninggalan bersejarah yang masih terjaga hingga saat ini, namanya Batu Goong. Batu Goong merupakan punden berundak peninggalan umat Buddha, dimana dahulunya batu itu digunakan untuk sebagai tempat betapanya para biksu. Situs Batu Goong ini memiliki kesamaan dengan situs di Lebak Sibeduk dan Arca Domas di daerah Banten Selatan.Batu Goong memang peninggalan umat Buddha, namun tempat ini juga merupakan salah satu bukti  masuknya Islam ke daerah Banten.

Sumber Image
Sumber Image

Islam masuk ke Banten melalui Syekh Dalem Tuha, yang kala itu berniat mendatangi warga perkampungan di sekitar daerah Batu Goong untuk menyiarkan agama Islam.

Akses Menuju Mata Air Citaman


Mata air Citaman bertempat di Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mata air ini terletak di Kaki Gunung Pulosari, kalian bisa melewati Jalan Raya Pandeglang-Labuan. Jika kalian berangkat dari Pandeglang kota, kalian bisa melalui jalan Mandalawangi hingga sampai ke Kecamatan Jiput. Dari sana kalian bisa minta diantar oleh warga sekitar untuk sampai ke Mata air Citaman. Jika kalian berangkat dari arah Labuan, Pantai Carita, dan Pantai Anyer ada jalan memotong menuju Kecamatan Jiput. Akses terakhir yang bisa kalian lalui adalah melalui Menes, dari Menes kalian harus melalui pasar Jiput terlebih dahulu. Untuk sampai mata air Citaman, pengunjung harus jalan kaki melintasi sawah-sawah dan pedesaan.

Foto kiriman BayuAji (@bayuajicnn) pada


Bagaimana? Penasaran ingin mencoba berenang sambil wisata sejarah? Ajak sahabat, pasangan, atau keluarga kalian mengunjungi mata air Citaman, di Pandeglang, Banten.

Sumber Featured Image


Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Tags : BantenMata AirWisata Air

Leave a Response