Enak, 5 Makanan khas Papua yang Unik dan Bikin Melongo - Reservasi Travel Blog

Enak, 5 Makanan khas Papua yang Unik dan Bikin Melongo

Travel Destinations21
Enak, 5 Makanan khas Papua yang Unik dan Bikin Melongo shutterstock

Travel Blog Reservasi – Salah satu yang wajib kamu coba ketika kamu datang ke Papua adalah mencicipi semua makanan khasnya yang unik dan bakal bikin kamu terkejut melihatnya.

Baca Langka! 4 Tradisi Unik yang Bisa Kalian Temukan di Papua

Makanan khas Papua diolah dari berbagai sumber makanan alami meskipun mungkin kadang-kadang dianggap cukup aneh oleh sebagian orang pada umumnya. Namun, disinilah letak keunikan makanan khas Papua yang tidak bisa mendapatkan di Pulau Jawa. Meskipun ada, mungkin rasanya berbeda dengan aslinya dari tanah Papua.

Papeda

Papeda sudah menjadi makanan pokok warga Papua termasuk di daerah lain bagian timur seperti Maluku. Papeda diolah dari tepung sagu yang diambil secara tradisional. Warga Papua amat bergantung pada pohon sagu untuk bahan makanan pokok mereka.

Bentuknya yang transparan dan kenyal serta cara penyajiannya yang unik membuat papeda sangat populer di kalangan wisatawan yang ingin mencoba makanan khas Papua. Cara menyajikan papeda bukan menggunakan sendok atau garpu tetapi menggunakan semacam Sumpit yang diputar-putar kemudian disajikan di dalam sebuah piring dan dinikmati dengan kuah ikan.

Ikan Bakar Manokwari

Papua bukan hanya dikenal dengan tradisi bakar batu yaitu memanggang daging babi dengan cara ditanam didalam tanah kemudian diselingi dengan batu yang amat panas. Tetapi juga dikenal sebagai salah satu penghasil ikan laut terbaik di Indonesia. Salah satu kuliner olahan ikan laut yang bisa kamu Nikmati adalah ikan bakar khas Manokwari.

Ikan bakar khas Manokwari ini menggunakan bahan utama ikan tongkol dan dicampur dengan resep bumbu-bumbu rempah seperti bawang merah cabai serta perasan jeruk lemon atau jeruk nipis. Meskipun, diolah dengan bumbu yang sederhana tetapi rasanya tidak bisa dipungkiri apalagi jika ditambah dengan teman nasi hangat yang masih mengepul.

Sagu lempeng

Kuliner olahan lainnya dari sagu adalah sebuah lempeng yang merupakan makanan khas Papua berupa jajanan kue. Kue sagu lempeng ini merupakan camilan sederhana bagi warga Papua sebagai teman menikmati kopi atau teh pada pagi atau sore hari.

Sate Ulat Sagu

Inilah makanan khas Papua yang bakal bikin kamu melongo bahkan mungkin ada yang takut untuk mencicipinya. Ulat sagu kaya akan protein bahkan warga Papua biasanya langsung memakan ulat sagu hidup hidup dari sarangnya.

Jika kamu tidak berani untuk memakannya hidup-hidup sate ulat sagu ini masih lebih baik karena dipanggang terlebih dahulu. Rasanya gurih dan sedikit asin dengan nuansa kenyal mirip seperti makanan papeda.

Menikmatinya tentu saja tidak bisa disamakan dengan sate Madura menggunakan lontong ataupun nasi. Melainkan dengan langsung dikonsumsi tanpa menggunakan bubuk ataupun sambal kacang. Ulat sagu ini termasuk salah satu jajanan khas Papua yang dijadikan sebagai camilan di sore hari.

Sarang Semut

Sarang semut khas Papua memiliki kandungan yang amat bermanfaat untuk kesehatan alasan itulah yang membuat sarang semut Papua bernilai sangat mahal jika sudah masuk ke pasaran. Sarang semut sangat bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

Makanan khas Papua yang satu ini bisa dicampur dengan olahan makanan lainnya dan juga dipercaya mampu membunuh sel kanker di dalam tubuh. Cara mengkonsumsi sarang semut ini biasanya bisa juga dengan cara direbus kemudian airnya diminum setelah dingin sebagai salah satu cara untuk pengobatan.

Itulah beberapa makanan khas Papua yang unik namun tetap bisa dikonsumsi dan memiliki rasa yang enak Meskipun mungkin pada awalnya akan terasa aneh.

Baca Melawat ke Timur Indonesia, Bawa Pulang Oleh-oleh Khas Papua

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

dzulfikar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *