Berencana ke Pontianak? Simak Itinerary Berikut - Reservasi Travel Blog

Berencana ke Pontianak? Simak Itinerary Berikut

Travel Destinations97
Berencana ke Pontianak? Simak Itinerary Berikut Taman Alun-alun Kapuas, Sumber gambar: pontinesia.com

Travel Blog Reservasi – Pontianak memang jarang menjadi destinasi wisata utama bagi wisatawan domestik, padahal kota Khatulistiwa ini punya daya tariknya tersendiri yang tak dimiliki kota lain.

Tentang Pontianak

Nama Pontianak berasal dari bahasa Melayu yang artinya berani. Arti nama ini dipercaya ada kaitannya dengan kisah Syarif Abdurrahman yang sering diganggu oleh hantu Kuntilanak ketika dia menyusuri Sungai Kapuas. Menurut legenda, Syarif Abdurrahman terpaksa melepaskan tembakan meriam untuk mengusir hantu sekaligus menandakan di mana meriam itu jatuh, maka di sanalah wilayah kesultanannya didirikan. Peluru meriam itu jatuh di dekat persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Landak, yang kini dikenal dengan nama Kampung Beting. Jika kamu berencana berlibur ke Pontianak, simak itinerary selama satu hari berikut ini:

Pagi hari, Memanjakan lidah dan perut dengan hidangan khas Pontianak

Kamu wajib bangun pagi untuk mulai mengeksplore keindahan Pontianak, untuk sarapan kamu bisa menikmati bubur pedas, tak seperti namanya bubur ini enggak pedas kok.

Lalu kenapa ada kata “pedas”? Kata “pedas” adalah perumpamaan suku Melayu Sambas yang berarti beragam sayuran dan rempah yang menjadi satu dalam olahan bubur. Di bubur pedas kamu bisa menemukan beragam sayur, seperti kangkung, daun pakis, jagung yang dipipil, kentang, daun kunyit dan daun kesum (daun ini hanya ada di Kalimantan Barat dan digunakan untuk menambah aroma dalam bubur).

Sumber gambar: wisatapontianak.com
Sumber gambar: wisatapontianak.com

Salah satu bubur pedas yang terkenal adalah Bubur Pedas (Bubbor Paddas) Pak Ngah atau Pa’ Ngah yang terletak di jalan Kom. Yos Sudarso, Gang Jagung, No.1 atau lebih dikenal dengan daerah Jeruju oleh masyarakat Pontianak. Kedai Pak Ngah dibuka dari pukul 09.00 sampai  pukul 22.00. Harga Bubur Pedas berkisar 7.000 sampai 9.000 rupiah.

(Baca juga: 5 Hal Istimewa di Ulang Tahun Pontianak 2016)

Siang hingga sore, wisata sejarah dan bersenang-senang

Setelah kenyang menikmati bubur pedas, maka selanjutnya kamu bisa kunjungi Museum Provinsi Kalimantan Barat, jika dari kedai bubur pedas Pak Ngah hanya butuh waktu 15 menit untuk sampai ke Museum Provinsi Kalimantan Barat.

Di sini kamu bisa lihat berbagai koleksi Geografika/Geologika berupa peta dan jenis batu-batuan; koleksi biologika, arkeologika, historika, numismatika, dan keramologika berupa tempayan, piring, mangkuk, sendok, dll. Koleksi tersebut berasal dari China, Vietnam, Jepang, Eropa, dan keramik lokal Singkawang. Selain menampilkan koleksi yang ada di Ruangan Pameran Tetap I, Museum Provinsi Kalimantan Barat juga menampilkan koleksi replika dan miniatur yang berada di plaza Jangkar kapal dagang asing. Biaya masuk untuk berkunjung ke sini berkisar Rp2.000.

taman alun-alun kapuas
Taman Alun-alun Kapuas, Sumber gambar: pontinesia.com

Dari Museum Provinsi Kalimantan Barat, kamu bisa melanjutkan perjalananmu dengan pergi ke Taman Alun-alun Kapuas. Taman ini berlokasi di Jalan Rahadi Usman, jika dari Museum Provinsi Kalimantan Barat kamu hanya butuh waktu 15 menit untuk sampai ke sini.

Bagi kamu yang ingin menyusuri sungai Kapuas, maka kamu bisa menggunakan jasa kapal galaherang atau biasa  dikenal dengan kapal banding. Saat menyusuri sungai Kapuas dengan kapal ini (dari Taman Alun Kapuas hingga Jembatan Kapuas 1, pulang-pergi) biasanya dikenakan  tarif berkisar 15 ribu per orang. Sambil menikmati panorama sungai Kapuas kamu juga bisa sambil mencicipi berbagai makanan dan minuman ringan yang dijual di atas kapal.

Tugu Khatulistiwa,
Tugu Khatulistiwa, Sumber gambar: pontinesia.com

Setelah puas menelusuri Taman Alun-alun Kapuas, selanjutnya kamu bisa mampir ke Tugu Khatulistiwa. Tugu Khatulistiwa jadi salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi saat berkunjung ke Pontianak.

Tugu Khatulistiwa berada di Jl. Khatulistiwa, Siantan, Pontianak Utara, tempat ini buka dari hari Senin sampai Sabtu, jam 08.00 – 16.00. Di dalam monumen, terdapat sebuah museum kecil yang menampilkan sejarah dan ilmu pengetahuan di balik monumen.

Setiap tahun, kota Pontianak akan disambangi peristiwa langka yang hanya akan datang dua kali dalam setahun yaitu peristiwa Kulminasi matahari.

Titik kulminasi matahari adalah fenomena alam ketika matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa.

Pada titik kulminasi ini, posisi matahari akan tepat berada di atas kepala sehingga akan menghilangkan semua bayangan benda apapun yang berada di atas permukaan Bumi.

Tahun ini, peristiwa langka ini datang pada tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Fenomena alam ini bisa disaksikan langsung di Tugu Khatulistiwa.

Malam hari, keheningan kota Pontianak

Pada malam harinya, kamu butuh keheningan malam di kota sibuk Pontianak? Kamu bisa berkunjung ke The Roof Cafe, sebuah kafe kecil yang terletak  di Jalan Gajah Mada, di sini kamu bisa lihat keindahan malam kota Pontianak dari atas cafe.

Jika kamu punya banyak waktu untuk berkunjung ke Kalimantan Barat mungkin kamu juga bisa bisa traveling ke Singkawang, Sambas, Ketapang, ataupun kota lainnya selain Pontianak.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Gardena Puteri Ayudila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *