close

Instagram Beri Peringatan Bagi Pengguna yang Selfie dengan Hewan

selfie dengan hewan
Bcl.com.au

Travel Blog Reservasi – Siapa sih yang tak punya Instagram? Rasanya  sekarang ini hampir semua orang memiliki akun di media sosial Instagram.

Namun sayangnya ada beberapa orang yang menggunakan Instagram untuk mengunggah hal yang kurang pantas.

Mungkin kamu masih ingat, beberapa waktu lalu, kita dikejutkan dengan sebuah aksi kurang pantas dari dua orang yang mencekoki hewan di Taman Safari, Bogor dengan miras.

Para pelaku, ADF dan temannya PB (27), mengunggah video tercela tersebut ke media sosial dengan menggunakan aplikasi berbagi foto, yakni Instagram Stories.

Tentu kejadian tersebut sangat kurang pantas untuk dilakukan dan diunggah di Instagram.

Dilansir dari laman resmi Instagram (12/06/17), perusahaan milik Facebook ini mengumumkan adanya tambahan peringatan konten untuk swafoto atau selfie bersama satwa liar seperti harimau, koala dan satwa lainnya dengan berbagai macam tagar (hashtag) yang digunakan.

Pasalnya semakin banyaknya minat berfoto atau selfie dengan hewan bisa membuat hewan stres, karena bisa dikatakan manusia telah mengambil kebebasan satwa tersebut.

Di sisi lain, selfie dengan hewan atau satwa juga cenderung memaksa binatang tersebut karena menjadikannya objek foto layaknya benda mati.

Belum lagi isu yang mengatakan ada beberapa hewan yang dibius agar tenang ketika berinteraksi dengan manusia.

Untuk itu, media sosial Instagram melakukan upaya baru untuk menjaga satwa liar dari hal-hal di atas maupun dari perdagangan satwa ilegal.

A post shared by Paris Hilton (@parishilton) on

Sekarang, jika kamu yang mengunggah dan menyertakan tagar seperti  #koalaselfie, #lionselfie #koalahugs, #tigerpet, #slothselfie, dan #exoticanimalforsale atau tagar lainnya yang berhubungan dengan satwa, maka orang lain tidak akan bisa menemukannya.

Pasalnya, Instagram tidak mengizinkan orang lain untuk mencari tagar tersebut dan  ketika ada orang lain yang mencarinya, maka akan muncul peringatan yang bertuliskan:

“Animal abuse and the sale of endangered animals or their parts is not allowed on Instagram. You are searching for a hashtag that may be associated with posts that encourage harmful behavior to animals or the environment”.

Bahkan, selain dalam bahasa Inggris, nantinya Instagram juga akan memberikan peringatan untuk tagar dalam bahasa lokal seperti Thailand dan Indonesia, di mana praktik berfoto dengan satwa liar terlarang kerap terjadi.

selfie dengan hewan
Instagram

Instagram telah mengembangkan daftar tersebut selama beberapa bulan, mengumpulkan masukan dari World Wildlife Fund, TRAFFIC, sebuah organisasi mitra WWF yang bekerja untuk memantau perdagangan satwa liar dan perlindungan hewan dunia (World Animal Protection) tentang tagar yang paling terkait dengan perilaku tersebut.

Cassandra Koenen, kepala kampanye satwa liar di World Animal Protection yang bermitra dengan Instagram berharap peringatan tersebut akan membuat orang-orang berhenti sejenak sebelum mengunggahnya ke media sosial dan merenungkannya.

Instagram tidak mengungkapkan tagar yang dipilihnya, karena perusahaan ingin secara alami mengetahuinya dari si pengguna.

A post shared by A Lallie (@a_lallie_) on

Mereka tidak ingin orang yang melakukan swafoto dengan satwa liar menghindari peringatan tersebut dengan menggunakan tagar berbeda.

Instagram bukanlah situs media sosial pertama yang mempermasalahkan hal ini.

Pada bulan Juli lalu, atas desakan PETA, aplikasi kencan Tinder juga meminta pengguna untuk tidak mengambil swafoto dengan harimau di profil mereka.

Sebelumnya, Instagram juga sudah melarang penyalahgunaan dan penjualan hewan dilakukan melalui media sosial tersebut.

Mungkin bagi kamu, langkah yang diambil Instagram ini adalah langkah kecil dari banyaknya masalah mengenai satwa liar.

Namun, setidaknya Instagram membantu menyadarkan kita, bahwa binatang bukanlah objek foto atau hiburan semata.

Jadi jangan selfie dengan hewan, terlebih lagi satwa liar yang dilindungi ya!

Bagi kamu yang ingin mendapatkan informasi terbaru dari dunia traveling, hingga kuliner, baca selengkapnya di Reservasi.com. Jangan lupa follow Instagram dan Facebook Reservasi juga ya!

Tags : Fotografitraveling

Leave a Response