Ini Penjelasan Kenapa Turis Turki Diminta Bayar VOA Padahal Ada Kebijakan Bebas Visa - Reservasi Travel Blog

Ini Penjelasan Kenapa Turis Turki Diminta Bayar VOA Padahal Ada Kebijakan Bebas Visa

Travel News192
Ini Penjelasan Kenapa Turis Turki Diminta Bayar VOA Padahal Ada Kebijakan Bebas Visa

Travel Blog Reservasi – Kicauan Trinity penulis buku ‘The Naked Traveler’ menjadi viral setelah kasus teman Turkinya dipaksa membayar visa on arrival (VOA) sebesar 35 dollar AS oleh petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta ada 31 Mei 2016 silam. Kejadian tersebut sontak membuat banyak netizen bertanya-tanya.

Padahal Turki merupakan salah satu dari 84 negara yang mendapatkan kebijakan bebas visa kunjungan selama 30 hari ke Indonesia. Peraturan tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 yang secara resmi ditandatangani oleh Presiden Jokowi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Lalu apa yang sebenarnya terjadi? Seperti dilansir dari Kompas.com (4/6/2016) petugas Imigrasi membenarkan bahwa mereka melakukan pungutan terhadap turis Turki bernama Tony Tezer Tezulastrian (42).

Contoh Visa
Contoh Visa

Namun, menurut petugas imigrasi bandara, pungutan tersebut bukanlah pungutan liar seperti opini yang selama ini berkembang ditengah-tengah netizen. Pungutan tersebut benar pungutan resmi karena Tony tidak bisa menyebutkan sampai kapan dia akan berada di Indonesia. Bahkan saat ditanyai petugas bandara, Tony belum memiliki return ticket.

Atas dasar itulah petugas imigrasi bandara memberikan kebijakan agar Tony membayar VOA agar bisa tinggal di Indonesia selama dua bulan dengan izin resmi. 30 hari pertama merupakan kompensasi dari peraturan pemerintah tentang bebas visa, sedangkan 30 hari berikutnya dikenakan biaya VOA.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Reservasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *