5 Cara Berkendara dengan Aman Selama Mudik Lebaran - Reservasi Travel Blog

5 Cara Berkendara dengan Aman Selama Mudik Lebaran

Travel Tips57
5 Cara Berkendara dengan Aman Selama Mudik Lebaran shutterstock

Travel Blog Reservasi – Pada saat mudik lebaran volume kendaraan akan meningkat. Menurut catatan Kementerian Perhubungan ada sekitar 6 juta kendaraan yang akan mudik dalam waktu bersamaan. Untuk mengantisipasinya pengemudi harus mengetahui cara berkendara dengan aman.

Ada beberapa cara untuk berkendara dengan aman selama mudik lebaran. Misalnya dengan mematuhi peraturan dan rambu lalu lintas serta lebih sabar ketika menghadapi pengemudi yang arogan atau ugal-ugalan.

Baca Cara Salat di Kendaraan Saat Perjalanan Mudik

Berikut ini adalah panduan cara berkendara dengan aman dari reservasi.com yang dihimpun dari berbagai sumber.

Mengetahui kapan harus istirahat

Salah satu yang paling krusial adalah mengetahui kapan Harus beristirahat dan kapan harus melanjutkan perjalanan. Perjalanan mudik lebaran bukanlah perjalanan pendek dengan durasi yang sebentar sebaliknya merupakan perjalanan panjang dengan durasi yang cukup lama.

Itulah sebabnya pengemudi harus bisa mengetahui kondisi fisiknya sendiri kapan Harus beristirahat dan kapan harus tetap melanjutkan perjalanan. Pengemudi juga harus waspada dengan tanda-tanda kelelahan dan kelebihan ketika berkendara selama mudik lebaran.

Tidak memainkan handphone saat mengemudi

Ketika mengemudi tidak ada satupun yang boleh mengganggu konsentrasi pengemudi termasuk tidak boleh sambil memainkan handphone.

Pengemudi yang berkendara dengan memainkan handphone merupakan pengemudi yang tidak bertanggung jawab karena selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan orang lain.

memainkan handphone saat mengemudi
shutterstock

Ketika berkendara sambil bermain handphone otomatis konsentrasi akan menjadi terbagi dua. Padahal ketika mengemudi konsentrasi harus berfokus pada kondisi jalan sehingga bisa lebih waspada dan melakukan tindakan responsif jika terjadi hal yang tidak diinginkan

Menjaga jarak aman saat berkendara

Sangat penting untuk menjaga jarak aman ketika berkendara Terutama ketika kendaraan berada di jalur bebas hambatan.

Jalur bebas hambatan sangat rawan jika volume kendaraan sedang tinggi. Kecelakaan seperti tabrakan depan atau tabrakan beruntun kadang-kadang tidak bisa dihindari lagi jika pengemudi tidak bisa menjaga jarak dengan kendaraan lainnya.

Jarak yang direkomendasikan adalah 100 meter antara kendaraan yang ada di depan dengan yang ada di belakang. Pengemudi juga bisa menghitung dengan menggunakan hitungan 3 detik.

Caranya dengan memberikan tanda berupa tiang yang dilewati oleh kendaraan pertama di depan kemudian setelah kendaraan tersebut melewati tanda yang dimaksud langsung hitung berapa detik jaraknya jika mobil yang ditumpangi melewati tanda yang sama.

Jika hitungannya kurang dari 3 detik artinya pengemudi berada dalam jarak yang tidak aman namun jika waktu lebih dari 3 detik artinya jarak yang direkomendasikan sudah aman.

Berada di jalur kiri untuk kendaraan lambat

Salah satu kebiasaan pengemudi Indonesia adalah tetap berada di jalur paling kanan karena malas untuk berpindah jalur.

Padahal jalur paling kanan merupakan jalur yang ingin menyalip atau jalur kendaraan yang lebih cepat. Berikan kesempatan bagi kendaraan lain untuk melewati kendaraan yang ditumpangi.

Jika ada jalan bebas hambatan dengan 3 ruas jalur pilih jalur yang paling tengah jika menggunakan kendaraan keluarga namun jika menggunakan kendaraan yang lebih besar lagi pilih jalur yang paling kiri seperti bus pariwisata truk dan lain sebagainya.

Jangan pernah menggunakan bahu jalan untuk menyalip kendaraan lain

Salah satu kebiasaan buruk yang menjadi ciri khas pengemudi di Indonesia adalah menyalip menggunakan bahu jalan.

Padahal jalur ini merupakan jalur darurat yang hanya bisa digunakan oleh kendaraan kendaraan seperti ambulans pemadam kebakaran dan aparat kepolisian.

Selain itu jalur bahu Jalan merupakan jalur yang cukup berbahaya karena terkadang ada kendaraan lain yang sedang bermasalah berada di sisi kiri jalan.

Jika mengalami kondisi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan pada saat di jalur bebas hambatan, pastikan kendaraan tidak berada di bahu Jalan namun berhenti di bagian rumput bahu jalan agar lebih aman dari aksi pengemudi yang kerap kali menyalip lewat bahu jalan.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

dzulfikar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *