Inilah Sisa Jejak Portugis di Tanah Ternate - Reservasi.com

3 Benteng Cantik dari Pulau Ternate

Travel Destinations576
3 Benteng Cantik dari Pulau Ternate

Travel Blog Reservasi – Ternate adalah salah satu pulau di kepulauan Maluku, di Timur indonesia. Dahulu pulau ini adalah pusat dari kerajaan di bawah pimpinan Sultan Ternate. Pulau ternate memang tidak sebesar Pulau Halmahera, tetapi dengan jumlah penduduk dibawah 200.000 jiwa menjadikan Ternate pulau yang tidak terlalu padat dengan penduduk. Membahas Ternate memang tidak pernah bisa dipisahkan dengan sejarah.

Pulau penghasil mutiara dan batu bacan ini memang terkenal kental dengan sejarah Kesultanan Ternate dan para kolonial Portugis. Bukti dari sejarah masa kolonila Portugis ini bisa kalian jumpai di pulau ini. Ada lebih dari dua benteng yang tersebar di Pulau Ternate yang masih terwat hingga kini. Kondisi dari benteng-benteng tersebut pun terjaga, dan pemandangan yang ada di benteng tersebut sangatlah asri. Penasaran ingin melihatnya? Ini dia Benteng Cantik di Pulau Ternate.

Benteng Tolukko

A post shared by Vidi Yuandani (@vidiyuandani) on


Benteng ini awalnya dikenal dengan nama Tolukko, namun akhirnya lebih sering dikenal dengan nama Benteng Hollandia. Benteng ini dibangun pada tahun 1540 oleh Fransisco Serao, Seorang Panglima Portugis. Banyak yang mengatakan bahwa nama Tolukko adalah nama dari penguasa kesepuluh yang berada di kesultananan Ternate. Namun menurut catatan sejarah Belanda, di tahun 1610 benteng Portugis ini diperbaiki oleh Pieter Both, pria berkebangsaaan Belanda.

A post shared by Yufrianto Diono (@d_yufrianto) on


Ia memperbaiki benteng bertujuan untuk menjadikan benteng ini sebagai tempat pertahanan terhadap bangsa Spanyol yang sedang menyerang Ternate kala itu. Pada tahun 1864 benteng ini dikosongkasn karena seluruh bangunan yang bobrok. Mulailah ketika tahun 1996, benteng ini dipugar kembali oleh masyarakat setempat. Namun sayangnya keaslian bangunan seperti terowongan bawah tanah yang berhubungan langsung dengan laut justru hilang.

Benteng Oranje

benteng-oranje
Sumber gambar: @instakalsel

Benteng Oranje merupakan peninggalan Bangsa Belanda pertama yang dibangun oleh Cornelis Matclief De Jonge pada tanggal 26 mei 1607. Nama Oranje sendiri diberikan oleh Francois Witlent pada tahun 1609 pada saat Ternate dibawah kekuasaan Sultan Mudafar. Benteng ini dahulunya adalah peninggalan bangsa Portugis yang dihuni oleh orang melayu. Namun oleh orang Belanda kala itu di pugar kembali dan dijadikan pusat pemerintahan tertinggi Hindia Belanda yang di pimpin oleh Gubernur Jenderal VOC Pieter Both, Herald Reyist, Laurenz Reaal dan J.C Coum. Kini Benteng Oranje menjadi tempat favorit masyarakat Ternate untuk sekedar melepas penat. Pasalnya benteng ini dulu kondisinya sangat bobrok, namun kini telah di revitalisasi oleh pemerintah setempat dan akhirnya Benteng Oranje ini kembali menjadi tempat yang disukai oleh warga Ternate.

Benteng Kalamata

benteng kalamata
Sumber gambar: @detikcom

Kalamata atau Kalumata dikenal juga sebagai Benteng Santa Lusia atau Benteng Kayu Merah. Benteng yang dibangun menggunakan bebatuan sungai, batu karang dan batu kapur ini memiliki arsitektur yang indah sekali. Letaknya yang dekat dengan laut, kalian bisa langsung menatap Pulau Tidore dan Maltara dari kejauhan. Benteng ini didirikan pada tahun 1540, oleh pria berkebangsaan Portugis yang bernama Fransisco Serao. Benteng ini didirikan untuk mengahadapi serangan dari Bangsa Spanyol dari Rum, Tidore.


Kemudian benteng ini dibangun kembali oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Pieter Both pada tahun 1609.Sebelum itu Benteng Kalamata diduduki oleh Spanyol pada tahun 1625 setelah dikosongkan oleh Geen Huigen Schapen dari Portugis. setelah ditinggalkan juga oleh Spanyol, benteng ini kembali dirawat oleh Belanda. Hingga akhirnya kini benteng ini menjadi saksi bisu sejarah dan dirawat oleh pemerintah setempat. Benteng ini memiliki arsitektur yang khas dan unik, pemandangannya yang indah menjadikan benteng ini tak bosan untuk dikunjungi.

Ternate memang kental dengan peninggalan orang-orang Portugis. Sedianya dahulu ternate memang pulau yang sangat dicari oleh spanyol dn Portugis karena kekayaan hasil rempahnya. Sehingga hal ini menjadikan Ternate sebagai wilayah yang diperebutkan. Lain dulu lain sekarang, peninggalan hanya akan menjadi saksi bisu disana. Kini peninggalan bersejarah itu menjadi tempat dimana kalian memutar ulang kembali sejarah masa lalu. Mungkin bersama orang-orang yang kalian sayangi, agar tetap bisa menikmati tempat ini dari masa ke masa.

Sumber Featured Image

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

dzulfikar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *