close

Inilah Barang-Barang yang Bisa Kamu “Curi” di Hotel

pexels-photo-271624
pexels

Travel Blog Reservasi – Setiap liburan berakhir biasanya ada saja barang-barang yang bisa dibawa pulang dari hotel yang kamu sewa. Namun bukan berarti semua barang-barangnya bisa kamu bawa pulang semua.

Berapa barang yang bisa kamu bawa adalah barang-barang sifatnya habis bekas pakai, barang-barang yang kecil, dan sangat murah jika kamu dapatkan di pasar, seperti dilansir dari travelandleisure (29/11).

Barang yang boleh Dibawa Pulang

pexel

Barang-barang tersebut misalnya seperti botol shampoo, botol sabun, dan botol conditioner yang menjadi salah satu paket alat kebersihan di dalam kamar mandi hotel. Selain itu sandal Hotel juga kerap kali menjadi souvenir bagi para tamu hotel.

Namun jangan coba-coba mengambil atau membawa pulang beberapa barang yang sifatnya menjadi barang-barang dasar atau permanen di dalam kamar hotel.

Barang yang tidak boleh Dibawa Pulang

barang hotel yang tidak boleh dibawa pulang
pexel

Contohnya seperti handuk, hanger, bed cover, matras, bantal, guling, alas duduk toilet, hingga beberapa benda lain seperti gelas, tatakan, lampu belajar, dan beberapa benda-benda yang rasanya tidak mungkin untuk digratiskan oleh pihak hotel.

Pengelola hotel biasanya tidak akan merasa keberatan jika tamunya membawa pulang toiletreies seperti sabun dan sebangsanya. Namun tidak bagi beberapa benda lain seperti handuk dan juga jubah mandi.

Tindakan tegas terhadap Kleptomania

Jika ditemukan bahwa beberapa alat tertentu hilang atau dibawa oleh tamu hotel, biasanya pengelola Hotel langsung mengenakan biaya tambahan. Tamu dianggap membeli souvenir hotel yang telah digunakannya.

Padahal jika tamu hotel mau, pengelola biasanya menyediakan souvenir yang masih baru, lengkap mulai dari alat mandi hingga handuknya. Tentunya softwarenya tersebut bisa dibeli langsung di toko yang sudah disediakan.

Kejahatan yang sepele ini sudah menjadi perhatian pihak kepolisian di luar negeri. Jadi, jangan anggap enteng bahwa membawa handuk Hotel tanpa izin itu adalah hal yang bisa dimaafkan dengan mudah.

perempuan cantik di kamar hotel
pexels

Pihak pengelola Hotel tidak akan segan-segan menindaklanjuti perilaku tamu hotel yang membawa barang-barang properti mereka tanpa izin.

Bahkan menurut laporan NBC, beberapa Hotel kini melakukan blacklist terhadap tamu-tamu hotel yang kedapatan kerap kali membawa properti mereka tanpa izin, mulai dari handuk sampai dengan mug hotel.

Hotel-hotel tersebut biasanya membagi data beberapa pelanggan yang dikenal kerap kali selalu membawa souvenir ilegal sebagai catatan mereka agar tidak terjadi hal serupa di hotel lainnya.

Mungkin akan terlihat sepele jika melihat larangan hotel yang terlalu lebay, tapi hal itu memiliki tujuan agar hotel tidak mengalami kerugian lebih besar lagi gara-gara kleptomania.

Ratusan Ribu Dollar Kerugian Akibat Keleptomania

Salah satu pengelola Hotel Hilton di Houston melaporkan pada ABC bahwa hampir 86 kamar selalu kehilangan beberapa propertinya dan mengalami kerugian beberapa ribu dolar setiap bulan gara-gara perilaku klepto para konsumennya.

Bahkan American Hotel & Lodging Association mendapatkan temuan, pencurian pada properti hotel tersebut bisa merugikan mereka hingga $100 juta pertahunnya.

Jadi jika pengelola Hotel tidak memanggil polisi, seharusnya mereka merasa beruntung karena biasanya hanya dikenai biaya tambahan dari barang-barang yang dibawa pulang tanpa izin.

Kasus pencurian ini bukan hanya terjadi di luar negeri saja tapi juga menjadi salah satu masalah bagi para pengelola hotel di dalam negeri. Untuk itu sebaiknya para tamu hotel menyadari bahwa mengambil properti Hotel tanpa izin adalah kejahatan yang bisa ditindaklanjuti kepada pihak yang berwenang.

Dengan begitu, akan memberikan Efek Jera bagi para tamu yang memiliki hobi membawa barang-barang hotel sebagai souvenir pribadi di rumah.

Baca artikel menarik lainnya tentang hotel dari Reservasi.com

Tags : Booking HotelHotel

Leave a Response