Mulai 2018, Bandara Changi Singapura Tidak Akan Memanggil Penumpang yang Telat

Mulai 2018, Bandara Changi Singapura Tidak Akan Memanggil Penumpang yang Telat

Travel News286
Mulai 2018, Bandara Changi Singapura Tidak Akan Memanggil Penumpang yang Telat

Travel Blog Reservasi – Peringatan nih untuk traveler yang suka telat atau keasyikan belanja sampai datang ke boarding room-nya mepet. Mulai 1 Januari 2018, bandara Changi Singapura tidak akan lagi mengumumkan waktu boarding atau final call bagi penumpang untuk segera ke boarding gate lewat pengeras suara. Maskapai juga tidak akan memanggil nama-nama penumpang yang belum muncul di boarding room lagi.

Bandara Changi Singapura hanya akan menggunakan pengeras suara untuk pengumuman sangat penting. Misalnya yang berkaitan dengan kejadian gawat darurat, anak-anak atau paspor yang hilang, delay penerbangan, perubahan gate dan perubahan conveyor belt bagasi.

Seperti dilansir dari Strait Times, Changi Airport Group (CAG) mengatakan kebijakan ini dapat membantu memastikan penumpang dan pengunjung bandara benar-benar memperhatikan ketika ada pengumuman. Kebijakan ini juga akan membuat bandara Changi Singapura jadi lebih tenang dan nyaman.

“Semakin banyak jumlah penerbangan dan penumpang, dengan mempertahankan frekuensi pengumuman yang ada seperti sekarang berarti terminal-terminal akan semakin berisik dan banyak interupsi di masa mendatang. Satu kekhawatiran kami adalah penumpang tidak benar-benar menyimak ketika ada pengumuman lewat pengeras suara. Pengumuman yang sifatnya benar-benar genting bisa terlewatkan,” ujar juru bicara CAG – Ivan Tan.

Menurut Ivan, saat ini di setiap terminal rata-rata ada satu pengumuman per 5 menit. Pada tahun 2014, bandara Changi Singapura meminta pihak maskapai untuk melakukan salah satu saja: final call untuk boarding atau memanggil nama penumpang. Namun tidak ada dampak yang kentara terhadap jumlah penumpang yang datang terlambat.

bandara Changi Singapura

Menanggapi kebijakan baru ini, juru bicara Jetstar Group – Robin Goh mengatakan pengumuman final boarding dan pemanggilan nama penumpang yang terlambat berfungsi sebagai pengingat terakhir bagi para penumpang. Tindakan ini juga berkontribusi terhadap on-time performance maskapai dan bandara Changi Singapura sendiri.

Meski banyak bandara internasional besar yang mulai mengadopsi tren “silent airport”, Robin berpendapat bahwa kebijakan ini akan mempengaruhi seluruh maskapai yang beroperasi di bandara Changi Singapura serta seluruh penumpang.

Untuk perbandingan, Hong Kong International Airport juga tidak memiliki pengumuman final call dan boarding. Pemanggilan nama penumpang hanya dilakukan untuk alasan tertentu saja. Demikian juga di Hamad International Airport di Doha. Hanya ada pengumuman tentang keamanan, boarding secara umum dan azan. Semuanya telah dijadwalkan otomatis menggunakan sistem. Di Brussels Airport, pengeras suara hanya digunakan untuk pengumuman bersifat darurat.

Untuk mengantisipasi perubahan ini, CAG telah meminta seluruh maskapai untuk menekankan waktu boarding ke para penumpang ketika mereka check in. Maskapai juga akan menyarankan penumpang untuk berada di boarding gate tepat waktu.

Pesan final call akan ditampilkan di berbagai layar informasi penerbangan yang tersebar di seluruh sudut bandara, situs bandara Changi dan aplikasi iChangi. Menurut Ivan, bandara Changi punya lebih dari 600 jam analog dan jam digital di area umum dan transit yang ada di empat terminal. Jadi penumpang bisa mudah mencari referensi.

Sumber Berita: Strait Times

Baca juga artikel serupa tentang bandara atau Travel News lainnya.

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Metta Pranata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *