Terungkap, Berikut Alasan Traveling Bisa Cegah Bunuh Diri

Traveling Bisa Cegah Bunuh Diri? Mungkin Ini Alasannya

Travel Inspirations71
Traveling Bisa Cegah Bunuh Diri? Mungkin Ini Alasannya

Travel Blog Reservasi – Maraknya serangan depresi akhir-akhir ini sudah mencapai tahap mengkhawatirkan. Tingkat kematian yang disebabkan karena depresi juga angkanya tidak bisa dianggap main-main. Karena itu juga kampanye untuk cegah bunuh diri pun ramai dilakukan.

Ini tentunya berkaitan dengan perubahan gaya hidup serta pola pikir masa kini. Adanya banyak tuntutan dalam hidup ini membuat beberapa orang yang tidak kuat mengikuti ritmenya memilih jalan pintas. Padahal hal itu bisa dicegah dengan mudah asal ada kemauan.

Menurut beberapa pakar, tindakan cegah bunuh diri bisa dimulai dengan melakukan akivitas yang membutuhkan banyak gerak, salah satunya adalah dengan melakukan traveling.

Penelitian membuktikan, pemandangan hijau memicu bertambahnya hormon endorfin

cegah bunuh diri
Shutterstock

Selama perjalanan travelling pastinya yang dicari adalah suasana yang berbeda dengan yang biasa ditemui. Salah satu contoh mudahnya adalah mencari pemandangan yang asri.

Nah, beberapa penelitian membuktikan bahwa pemandangan hijau mampu memicu produksi hormon endorfin secara maksimal. Kalau kamu belum tahu, hormon endorfin adalah hormon yang bisa menimbulkan perasaan bahagia.

Alasan inilah yang membuat pikiran jadi lebih rileks dan cenderung bahagia ketika melihat pemandangan serba hijau yang indah. Kalau kamu merasa sudah menunjukkan tanda-tanda depresi, sebaiknya buat rencana traveling sekarang juga, ya.

Traveling bisa melepaskan segala emosi terpendam dan berekspresi sebebas mungkin tanpa takut ada yang menghakimi

cegah bunuh diri
Shutterstock

Meluapkan emosi yang terpendam tentunya bisa jadi salah satu langkah untuk cegah bunuh diri. Tentu dengan penyaluran yang tepat yaitu traveling. Selama dalam perjalanan kamu bisa melakukan hal apapun yang kamu mau di tempat yang baru selama tidak melanggar hukum.

Tidak perlu takut ada orang yang menghakimi, toh tidak ada yang kenal juga kan. Mau kamu ber-selfie di tengah keramaian dengan gaya paling konyol sekalipun, bebas. Bahkan kamu juga bisa melakukan bungee jumping sambil teriak seada-adanya untuk merasa bebas.

Bisa bertemu orang baru yang bisa membantu melepaskan stres dan beban pikiran

cegah bunuh diri
Shutterstock

Bertemu orang baru adalah hal yang menyenangkan. Meskipun kamu termasuk orang yang introvert dan pemalu, traveling bisa memaksa kamu untuk jadi orang yang terbuka, lho.

Bagaimana tidak, saat berada di penginapan pasti akan menemui beberapa orang di lobi ataupun di toilet sekali pun hanya sekall sehari. Dan itu akan memicu kamu untuk membuka diri dan memulai percakapan.

Apalagi kalau kamu menginap di hostel yang berbentuk dorm atau bunk bed. Akan mudah bertemu orang yang setidaknya mau membuka percakapan duluan.

Mengobrol dan bertukar pikiran dengan orang baru bisa membuat kamu setidaknya melupakan masalah sejenak. Ini serius.

Bahkan kalau lagi beruntung tentu kamu bisa mendapatkan life advice atau solusi masalah kamu dari sudut pandang yang lain.

Baca juga: 10 Alasan Kenapa Kamu Harus Traveling bersama Pasangan

Itulah alasan, kenapa traveling bisa jadi salah satu langkah untuk cegah bunuh diri. Kalau kamu sedang menghadapi sebuah masalah, ingat saja kalau kamu tidak sendirian.

Ingat kalau kamu masih punya Tuhan yang selalu ada bersama mu dan senantiasa mendengar dan menjaga kamu. Jalan pintas sesungguhnya hanya berbuah kerugian.

Selain menyakiti diri sendiri, tentunya akan menyakiti orang yang ternyata mempunyai cinta terpendam kepada kamu.

Traveling tidak hanya bisa melepaskan beban pikiran, tapi juga bisa membuat kamu melihat hidup ini dalam sebuah perspektif yang baru. Akan ada sesuatu yang kamu bawa sepulangnya dari traveling.

Jadi, sudah tidak ragu untuk traveling dan bersenang-senang, kan?

Kemanapun tujuan liburanmu, cari tiket pesawat dan reservasi hotel hanya di Reservasi.com. Download aplikasi Reservasi di Andorid dan iPhone untuk mendapatkan diskon khusus dan harga ekslusif.

Septania W. Zakiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *