close

6 Tradisi Lebaran ala Generasi 90-an Ini Bikin Kangen Masa Kecil

generasi-90an

Hai, para generasi 90-an! Masih ingat dengan tradisi lebaran di masa kecil kalian?

Generasi 90-an bisa dibilang merupakan istilah khusus untuk kalian yang lahir atau mengalami masa kecil di tahun 1990 hingga 1999. Generasi 90-an adalah istilah yang cukup populer dan viral di masa kini. Kabarnya, masa-masa di tahun 90-an merupakan masa-masa yang tidak terlupakan. Masa sebelum bermunculan gawai (gadget) kekinian, kaya akan permainan tradisional, banyak tayangan televisi yang menghibur serta berkualitas bagi anak-anak, dan lain sebagainya.

Baca juga: 9 Tips Wisata Bersama Keluarga Setelah Lebaran

Banyak momen-momen berharga sekaligus menyenangkan yang tidak bisa terlupakan dari tahun 90-an. Bahkan, sampai saat ini, momen-momen tersebut rasanya masih terkenang oleh para generasi 90-an. Tak jarang pula momen tersebut bahkan membuat kita ingin kembali ke masa kecil.

Nah, salah satu momen berharga dan menyenangkan dari masa 90-an adalah tradisi lebarannya yang khas. Apa saja sih tradisinya? Yuk, nostalgia!

Baca juga: 5 Hutan Pinus di Bandung yang Wajib Dikunjungi Saat Lebaran

1. Saling kirim kartu ucapan Lebaran

Berburu kartu Lebaran dengan motif unik dan lucu adalah hal yang ‘wajib’ dilakukan oleh anak-anak di masa 90an. Ada yang memang sengaja menabung untuk membeli kartu lebaran dan ada pula yang dengan kreatif membuat serta menggambar sendiri kartu lebarannya. Kartu-kartu Lebaran ini biasanya akan diberikan kepada teman dekat yang sebaya, sepupu, hingga anggota keluarga termasuk ayah dan ibu. Tak hanya memberi, biasanya anak-anak di tahun 90-an juga saling bertukar kartu lebaran satu sama lain. Kartu dengan motif terunik biasanya yang paling diincar untuk dipertukarkan. Umumnya, kartu Lebaran ini cukup sederhana dan hanya berisikan ucapan selamat Lebaran. Namun, bukan isinya yang terpenting, melainkan memori dan suasananya. Setuju, guys?

kartu-ucapan-lebaran

Di masa sekarang, mungkin masih ada sebagian orang yang saling kirim kartu Lebaran. Seiring dengan berkembangnya teknologi, kartu Lebaran pun bergeser dari bentuk hard copy menjadi bentuk digital. Selain itu, di masa kini pula, hampir sebagian besar orang cenderung mengandalkan berbagai aplikasi messenger seperti Whatsapp, Line, dan sebagainya, untuk mengucapkan selamat hari raya.

2. Lomba Bedug

Selain pada saat waktu salat, bedug juga menjadi benda sakral yang wajib dibunyikan pada waktu malam takbiran dan hari raya Lebaran. Di masa 90-an, lomba bedug untuk menyambut hari raya Lebaran kerap kali diselenggarakan di tiap kabupaten. Suasana perlombaan bedug cenderung sangat meriah baik dari bunyi bedug itu sendiri sampai pada dukungan dari supporter atau pendukung masing-masing tim bedug. Hm, sekarang masih ada nggak ya lomba bedug?

Sumber foto: lamongankab.go.id
Sumber foto: lamongankab.go.id

3. Takbir Keliling dan Pawai Obor

Masih ingat dengan takbir keliling dan pawai obor? Kedua tradisi ini biasanya dilaksanakan pada saat malam takbiran. Bagi anak-anak generasi 90-an terutama yang tinggal di wilayah pedesaan, ikut meramaikan takbiran keliling dan pawai obor merupakan hal yang menyenangkan. Takbiran keliling dan pawai obor biasanya dimulai sekitar pukul 8 malam hingga tengah malam. Ada yang berjalan kaki beramai-ramai dan ada pula yang menyewa mobil bak terbuka.

Sumber foto: Antara/Saiful Bahri (Beritasatu.com)
Sumber foto: Antara/Saiful Bahri (Beritasatu.com)

4. Open House

Tradisi open house merupakan tradisi yang paling dinanti-nanti oleh anak-anak generasi 90-an. Pasalnya, banyak rumah-rumah tetangga yang ‘terbuka lebar’ saat Lebaran. Siapa pun bebas datang dan bersilaturahmi. Biasanya, pemilik rumah akan menyuguhkan berbagai hidangan seperti ketupat, opor ayam, dan kue-kue kering. Gratis! Tak jarang juga anak-anak biasanya akan mendapatkan angpau dari sang pemilik rumah. Hm, sekarang masih ada nggak ya tradisi open house?

open house
Sumber foto: kln.gov.my

5. Banyak-banyakan THR

uang

Lebaran seperti menjadi berkah tersendiri bagi anak-anak generasi 90-an. Selain tersedia banyak makanan, berbagai perayaan, tak lupa juga THR! Biasanya, saat Lebaran, anak-anak akan diberi angpau oleh sanak saudara, kerabat, orangtua, hingga tetangga. Seolah menjadi kompetisi tersendiri, setelah puas berkeliling dan ‘berburu’ THR sambil bersilaturahmi, uang THR yang didapat biasanya akan dihitung jumlahnya untuk kemudian dibandingkan satu sama lain. Hm, menarik ya. Kalau kalian masih dapat THR nggak nih? atau malah jadi yang kasih THR?

6. Nonton Home Alone dan Baby’s Day Out

home-alone-dan-babys-day-out
Sumber foto: pinterest.com

Lebaran tanpa plesiran bukan merupakan masalah bagi anak-anak generasi 90-an. Mengapa? Karena pada saat Lebaran, stasiun televisi akan berlomba-lomba menayangkan acara-acara spesial Lebaran seperti film kartun. Nah, ada dua film hits yang tak pernah ketinggalan ditayangkan oleh stasiun televisi saat Lebaran yaitu Home Alone dan Baby’s Day Out. Hayo, generasi 90-an, masih ingat dengan 2 film legend ini?

Kira-kira apa lagi ya tradisi Lebaran ala generasi 90-an favorit kamu? Yuk, share di sini, ya!

Sumber featured image: kandangbaca.com

 

Tags : Unik

Leave a Response